Komisioner KPU : pilkada Boven Digoel tunggu hasil sidang

Papuaunik, – Komisioner KPU Papua Melkianus Kambu menyatakan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) di Kabupaten Boven Digoel menunggu rapat sidang pleno penyelesaian sengketa.

“Kabupaten Boven Digoel masih menunggu putusan sidang sengketa di Bawaslu yang sedang berproses,” katanya di Jayapura, Senin.

Sementara, 10 kabupaten lain melaksanakan pilkada sesuai jadwal pada 9 Desember 2020.

“Jadi jadwal pemungutan suara 10 kabupaten sesuai jadwal, sementara untuk Boven Digoel, kita akan persiapkan pleno penundaan dan masih menunggu petunjuk pimpinan,” katanya mengulangi.

Untuk persiapan logistik 10 kabupaten, kata Kambu, semuanya telah di droping ke tiap kabupaten untuk selanjutnya didistribuskan ke distrik hingga TPS.

Menurutnya, KPU mendahukan pendistribusian logistik pilkada di daerah terjauh. Seperti di Kabupaten Yahukimo, dimana dari 51 distrik, 50 distrik harus menggunakan pesawat dan helikopter. Hanya saja pendistribusiannya dimulai hari ini (Senin,red) lantaran masih menunggu beberapa logistik.

Begitu juga di Kabupaten Mamberamo Raya, Pegunungan Bintang, Yalimo untuk distrik terjauh telah dilakukan pendistribusian menggunakan helikopter sejak Minggu.

“Sedangkan di Waropen, Merauke, Asmat, Supiori dan Nabire juga pendistribusian logistiknya menggunakan pesawat, helikopter dan speedboat. Jadi untuk daerah-daerah yang agak jauh ini ada yang gunakan speedboat, pesawat dan helikopter, sama juga dengan di Keerom ada satu distrik yang pendistibusian logistiknya kita gunakan jasa helikopter. Sementara untuk distrik yang terdekat kita mulai distribusi H-2,” kata Kambu.

Terkait protokol kesehatan COVID-19 di setiap TPS, menurut Kambu, KPU telah menyiapkan APD berupa sarung tangan sekali pakai, masker, alat pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan beserta sabun dan tisu.

“Tentunya saat proses coblos ini tetap mengikuti protokol kesehatan COVID-19 dengan tetap utamakan jarak, “ katanya.

Melkianus menghimbau kepada masyarakat pemilih yang terdaftar dalam DPT, atau pemilih yang mengantongi surat keterangan berbacode, atau yang telah berusia 17 tahun dan memiliki KTP tapi tidak terdata dalam DPT, untuk datang ke TPS dan berikan hak pilihnya pada Rabu 9 Desember 2020.

“TPS dibuka sejak pukul 07.00 hingga 13.00, datang dan gunakan hak pilih anda,” kata Kambu.(Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

41 − = 32