Tokoh adat : KPU RI pemicu kerusuhan di Boven Digoel

Papuaunik, – Salah satu tokoh adat di Kabupaten Boven Digoel menuding bahwa penyebab kerusuhan di daerah itu akibat keputusan KPU RI terkait peserta pilkada setempat.

“Mewakili lima suku besar di Boven Digoel, saya mau katakan bahwa semua ini pemicunya berasal dari KPU RI,” tegas Kepala Suku Kombay Boven Digul Wilaro Wandilo lewat sambungan telepon di Merauke, Rabu.

Ia berjanji, pihaknya akan membantu menjaga keamanan dan ketertibaan masyarakat (kamtibmas) di Boven Digoel, dengan harapan KPU RI memperbolehkan pasangan nomor urut 4 Yusak Yaluwo dan Yakobus Waremba tetap masuk dalam pencalonan bupati dan calon wakil bupati kabupaten Boven Digoel.

“Kami miminta kepada KPU RI untuk mengaktifkan kembali pasangam tersebut. Kami tetap  menjaga kamtibmas, jika KPU RI tetap mengikutkan pasangan nomor urut  4 Yusak Yaluwo dan Yakobus Waremba,” tegasnya.

Menurut dia, jika saja tidak ada keputusan tersebut kerusuhan di Boven Digoel tidak akan terjadi, tapi karena keputusan KPU RI terjadilah persoalan yang dinilai tidak ada rasa keadilan.

“Putusan KPU sebelumnya itu sudah final, dan pasangan ini tetap harus di ikut sertakan. Ini semua akibat KPU RI,” katanya.(Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

52 − = 50