Polisi minta paslon kendalikan pendukungnya di Boven Digoel

Papuaunik, – Aparat kepolisian telah meminta kepada pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati di Kabupaten Boven Digoel untuk mengendalikan massa pendukungnya yang berkaitan dengan keputusan KPU RI terkait pilkada setempat.

Demikian hal ini disampaikan oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol Matius Fakhiri, S.IK di Jayapura, Selasa.

“Untuk Boven Digoel sendiri dari awal sampai tadi malam, aparat gabungan TNI-Polri terus bekerja dengan melaksanakan diksusi-diskusi panjang dengan teman-teman KPU,” katanya.

“Saya juga akan bertemu dengan Komisioner KPU Provinsi untuk membahas bagaimana langkah-langkah kedepan untuk pengamanan pilkada. Khusus untuk Boven Digoel, kami sudah meminta kepada pasangan Calon untuk bisa mengendalikan massanya,” sambungnya.

Para paslon, kata dia, telah menemui massanya dan meminta maaf kepada aparat atas insiden diluar kontrol dan meminta pendukungnya agar dapat kembali ke kampung halaman masing-masing.

“Usai kejadian tersebut, kami juga telah mendorong dua peleton dari kompi Merauke untuk merapat ke Boven Digoel. Tanggal 6 juga kami akan menggeser sebanyak 100 personel dari Brimob Nusantara untuk memperkuat pengamanan di daerah Merauke,” katanya.

Sedangkan terkait pergeseran personel ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) sendiri, kata dia, masih menunggu koordinasi dari KPU.

“Dimana kita berharap H-2 personel telah berada pada TPS guna melakukan pengamanan pergeseran logistik maupun pencoblosan,” ujarnya.

“Kami berharap juga kepada setiap paslon untuk cerdas menyampaikan visi dan mosinya kepada masyarakat pada pelaksaan pilkada sehingga masyarakat bisa menyalurkan hak pilihnya sesuai dengan apa yang dirasa bahwa paslon tersebut dapat menjadi pemimpin yang baik,” katanya lagi.(Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − 14 =