DPRD Tolikara minta OPD dan Bupati wajib hadiri sidang DPRD

Papuaunik,- Lembaga Legislatif dan Eksekutif merupakan bagian yang tak terpisahkan, sehingga harus ada komunikasi yang baik dalam rangka memajukan daerah.

Demikian hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tolikara Sonny Wanimbo kepada wartawan di Jayapura Kamis malam, ketika dikonfirmasi terkait ketidakhadiran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada sidang paripurna yang dilakukan pihaknya.

Sonny mengatakan, sebenarnya eksekutif dan legislatif itu mitra pemerintah. Untuk itu harus ada sinergitas yang baik antara pihak eksekutif dan pihaknya. Namun, dalam beberapa kegiatan sidang yang dilakukan pihaknya itu tak ada partisipasi OPD dalam menghadiri kegiatan pihaknya. Sehingga dirinya mengaku sangat kecewa. Oleh sebab itu dirinya meminta OPD harus wajib hadiri kegiatan sidang DPRD.

“Dalam kegiatan sidang laporan anggaran tahun 2019 yang sudah kami lakukan beberapa kali ini, kami kecewa terhadap sikap-sikap SKPD yang tidak hadir, dalam hal ini “Bupati”. Karena LKPJ ini harus dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati berserata jajarannya, karena mereka inilah pengguna anggaran. Oleh itu mereka harus hadir semua,” ujarnya.

Lanjut dia, kalau mereka tidak hadir pada kegiatan sidang, maka hal ini menunjukkan bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan, yang mereka selaku pengguna anggaran.

“Kalau memang sikap mereka masi belum berubah atau masi bandel seperti ini, maka kedepanya kami juga akan bandel. Untuk itu Eksekutif jangan buat gerakan tambahan,” katanya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengelar kegiatan sidang perubahan, sehingga dirinya berharap pada sidang tersebut Bupati dan Wakil Bupati berserta jajarannya harus hadir.(Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

28 + = 37