Balar perkenalkan budaya melalui rumah peradaban prasejarah

Papuaunik,-Balai Arkeologi (Balar)Papua memperkenalkan budaya kepada siswa-siswi melalui kegiatan rumah Peradaban Prasejarah Danau Sentani

Ketua Panitia Kegiatan rumah Peradaban Prasejarah Danau Sentani, Hari Suroto di Jayapura, Rabu, menjelaskan kegiatan itu berlangsung pada  21 dan 22 Oktober 2020 bertempat di Balai Arkeologi Papua. 

Hari menjelaskan, hari pertama, 21 Oktober dilakukan penjurian tiga besar Lomba Bercerita Cerita Rakyat Tingkat SD dengan tema ; Terjadinya Danau Sentani, lomba Vlog Tingkat SMP bertema Prasejarah Danau Sentani. 

“Kedua jenis lomba ini telah dilakukan secara daring selama seminggu, hal ini menyesuaikan dengan protokol kesehatan, mengurangi siswa berkumpul tatap muka,” kata Hari.

Selanjutnya, penjurian telah dilakukan pada 19 Oktober, untuk dipilih tiga peserta terbaik, lalu diundang presentasi di depan tim juri pada 21 Oktober. Peserta Lomba diikuti oleh Siswa SD, SMP di lingkungan Kabupaten Jayapura dan kota Jayapura. 

Selain penjurian tiga besar untuk dicari juara satu, dua dan tiga. Pada 21 Oktober juga dilakukan lomba menggambar motif tutari tingkat SD, menggambar motif tutari tingkat SMP, dan membuat gerabah tingkat SMP. Diakhir acara, dilakukan pembakaran gerabah hasil karya para siswa. Dalam kegiatan ini, hasil gerabah siswa akan dibakar, gerabah ini dibawa ke sekolahnya masing-masing. 

“Yang bakar gerabah ini tentu siswa sendiri, tapi dipandu oleh panitia. Selain itu, lomba-lomba juga dilakukan secara daring, pada 21 Oktober dan 22 Oktober merupakan tiga besar, dengan lomba model begini, akan mengurangi peserta berkumpul, peserta akan terseleksi secara daring,” katanya.

Selain itu, kata dia, untuk lomba yang dilakukan di kantor Balai Arkeologi Papua, panitia hanya membatasi dua peserta siswa untuk-tiap-tiap lomba. Satu sekolah hanya diperbolehkan untuk mengirimkan dua guru pendamping. 

“Dalam lomba-lomba ini kami juga menerapkan jaga jarak dan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Yaitu menjaga jarak, peserta dan guru pendamping wajib bermasker, dan selalu diingatkan untuk selalu cuci tangan,” ujarnya.

Hari kedua, penjurian tiga besar lomba vlog tingkat sma, lomba cerpen arkeologi tingkat SMA, lomba artikel ilmiah populer prasejarah danau sentani tingkat SMA. Lomba menggambar motif tutari tingkat SMA, membuat gerabah tingkat Sekolah Menengah Atas.

Menurut dia, Rumah Peradaban Prasejarah Danau Sentani merupakan sarana edukasi dan pemasyarakatan hasil penelitian Arkeologi di Danau Sentani.

Ia menambahkan, kegiatan ini untuk memberikan pemahaman tentang sejarah dan nilai budaya masa lampau dalam upaya melek budaya, pencerdasan bangsa, penumbuhan semangat kebangsaan, dan sumber inspirasi bagi pengembangan budaya yang berkepribadian. (Miosindi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 3