Fransiskus Kimber : Otsus harus dievaluasi

Papuaunik, – Tokoh adat Kampung Bagia Pir 3, Distrik Arso, Kabupaten Keerom,  Fransiskus Kimber menyatakan dukungannya untuk kelanjutan Otonomi Khusus jilid II, namun tentunya dengan evaluasi yang sudah berjalan sebelumnya.

“Seperti diketahui pemberlakuan Otsus di Papua dan Papua Barat akan berakhir pada 2021, dimana pemerintah kemudian akan mengevaluasi kelanjutannya, tak hanya undang-undangnya tapi juga dana yang telah digelontorkan sejak 2002 lalu,” katanya di Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Jumat.

Fransiskus menilai program Otsus harus tetap berlanjut demi kepentingan seluruh masyarakat Papua.

“Kenapa harus ditolak? Mereka itu tidak paham tujuan program Otsus sebenarnya, bahwa sangat penting program tersebut untuk mendongkrak kemajuan masyarakat Papua,” ujarnya.

Fransiskus mengaku prihatin adanya sekelompok warga di Papua yang justeru menolak Otsus dilanjutkan ke jilid II.

“Faktanya masyarakat Papua sekarang ini masih sangat membutuhkan Program Otsus. Karena Program Otsus merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah untuk masyarakat Papua,” tegasnya.

“Program Otsus merupakan sumber pembangunan Papua di berbagai sektor, untuk itu masyarakat Papua harus lebih bijak dalam menanggapi isu yang berkembang saat ini terkait program Otsus,” katanya.(Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

24 − = 21