Billy Mambrasar : Adem Kemendikbud wujud keseriusan pemerintah bangun SDM Papua

Papuaunik, – Stafsus Presiden RI, sekaligus Duta SDG’s Billy Mambrasar memuji program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) dari Kemendikbud sebagai wujud peduli pemerintah untuk kesetaraan pendidikan di Indonesia, khususnya Papua.

Program Adem tersebut, menunjukkan keseriusan pemerintah Indonesia untuk mengurangi ketimpangan dalam sektor pendidikan di seluruh provinsi, khususnya di Papua dan Papua Barat.

“Program ini merupakan wujud nyata keseriusan Pemerintah untuk membangun Manusia Papua. Saya mengharapkan agar adik-adik lulusan Adem, yang hari ini berjumlah ratusan anak asli Papua, agar menjadi generasi muda yang cerdas, tetapi juga generasi yang tangguh, kompeten dan profesional serta siap untuk membangun negara Indonesia. Mari Kita Bangun Indonesia dari Papua,” kata Billy.

Ucapan tersebut dilontarkan ketika Billy menghadiri kegiatan virtual yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK) dengan tema “Pendidikan Wawasan Kebangsaan dan Bela negara Melalui Kawah Kepemimpinan Pelajar Bagi Siswa Program Adem Papua dan Papua Barat” pada Senin.

Selain Billy Mambrasar, kegiatan tersebut turut mengundang Direktur Advokasi Deputi Bidang Pencegahan BNN yaitu Supratman, SH, Direktur PMPK yaitu Dr. Samto Prawiro, Widyaiswara Masya pus PN Badiklat Kemhan yaitu Kolonel Inf Dr. Deden Koswara Msi, Pengajar Self Healing yaitu Reza Gunawan dan Artis/Pesulap Profesional yaitu. Adri Manan

Billy juga menggungkapkan rasa terima kasih dan rasa bangga karena turut dilibatkan dalam acara itu, bersama kurang lebih 620 siswa SMA yang masuk dalam program Adem dan tersebar di 20 kota, kurang lebih sebanyak 200 sekolah dengan hastagh #AdemSurvive.

Koordinator Fungsi Peserta Didik Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Kemendikbud sekaligus ketua panitia penyelenggara, Rika Rismayati, S.Sos menjelaskan bahwa program ini dirancang melalui Kemendikbud dan telah dimulai sejak 2013.

Pada 2018 dan 2019, terdapat 410 dan 206 siswa yang lolos dalam program ini dan sekiranya terdapat jumlah lulus program Adem pada 2018 sebanyak 422 siswa serta 2019 sebanyak 433 siswa.

Program ini merupakan wujud komitment peningkatan kesejahteraan di tanah Papua melalui pembangunan manusianya.

Dalam pembukaan acara pelatihan tersebut, Billy Mambrasar memberikan dorongan motivasi kepada generasi muda agar dapat menjadi pelajar yang mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, bahkan menerbangkan sayapnya ke luar negeri, seperti dirinya yang saat ini sedang mengambil pendidikan di Harvard University, dengan beasiswa dari Tanoto Foundation.

Tak lupa, Billy juga membagikan enam tips dan trik agar menjadi pemuda yang sukses, diantaranya adalah rajin belajar, ikut berbagai perlombaan, mengikuti semua kegiatan organisasi, kursus bahasa inggris, rajin membaca dan menulis, dan ikut kegiatan yang dapat melatih kemampuan presentasi, komunikasi, dan berdebat.

“Pemuda harus banyak membaca buku agar dapat memperluas wawasan sekitar. Karena kalau tidak membaca buku, kita tidak akan mampu menguasai dunia. Semangat dibangun dari mimpi, sedangkan mimpi dibangun dari pengetahuan, dan pengetahuan dibangun salah satunya dari membaca,” kata Billy.

Sementara itu, Direktur PMPK, Dr. Samto Prawiro mengungkapkan, karena kondisi pandemi COVID-19, maka acara Digifest 2020 tersebut diadakan secara virtual. Namun hal tersebut tidak menurunkan semangat pelajar untuk terus menggali informasi dan menjalankan program Adem Survive secara profesional.

“Acara ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa kepemimpinan generasi muda, karena program Adem memberikan layanan terbaik dan pendidikan berkualitas terkait karakter kebangsaan bagi siswa dan siswi yang memiliki potensi di daerah Papua dan Papua Barat,” ungkapnya.

Dr. Samto berharap, generasi muda yang telah menyelesaikan studinya dengan sungguh-sungguh dapat kembali lagi ke Papua, untuk membangun dan memajukan SDM yang inovatif dan berjiwa kepemimpinan.

“Harapan bangsa kita bergantung di tangan pemuda. Bangsa kita akan maju kalau generasi mudanya memiliki pendidikan yang berkualitas dan prestasi yang tinggi. Tetap survive jangan pernah menyerah, kesusahan apapun yang dialami pasti bisa dilalui selama tetap bekerja keras,” tutup Dr Samto.

Di akhir sesi Billy juga menginfotmasikan link beasiswa lanjut sekolah di luar negeri untuk anak-anak Papua, yang akan dibagikan pada laman instagram pribadinya @billymambrasar. (Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + 2 =