IMPD-WGG gelar penerimaan mahasiswa baru

Papuaunik,-Ikatan Mahasiswa Pelajar Distrik Wenam, Geya Goyagwe (IMPDW-GG) Kota studi Jayapura mengelar kegiatan penerimaan mahasiswa baru angkatan tahun 2020, dan seminar sehari, yang berlangsung di gedung GIDI Yerusalem Doyo Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yaitu pada 9-10 Oktober 2020, yang mana hari pertama diisi dengan kegiatan seminar sehari, dan hari keduanya, dilanjutkan dengan penerimaan mahasiswa baru.

Seminar sehari yang diadakan IMPDW-GG itu menghadirkan tiga narasumber dengan materi berbeda-beda, yakni cara penulisan ilmiah yang baik,wirausaha bisnis muda-mudi Papua, dan mengenal waktu dalam kepemimpinan.

Yendiles Towolom, salah satu senior yang juga salah satu pemateri dalam seminar di Sentani, Sabtu mengatakan, waktu itu adalah emas, sehingga diharapkan adik-adik mahasiswa ini bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin dalam menempuh pendidikan.

“Sebagai kakak senior, kakak berharap baginya adik-adikku mahasiswa baru, harus bisa pergunakan waktu sebaik-baiknya dalam menuntut ilmu, karena waktu adalah emas,” katanya kepada awak media usai menyampaikan materi.

Dia mengatakan, jikalau memang adik-adik ini bisa memanfaatkan waktu dengan baik pada masa perkuliahannya, sudah tentu ilmu yang pelajari bisa benar-benar dikuasai secara utuh, dan juga waktu penyelesaian studinya tepat waktu.

“Oleh sebab itu, sebagai kakak senior meminta kepada seluruh adik-adik untuk menghargai waktu, karena dengan begitu, pasti waktunya tak terbuang sia-sia untuk hal-hal yang tidak penting, yang dampaknya membuat adik-adik tidak menguasai ilmu yang di tuntut selama kuliah,” ujarnya.

Yendiles yang juga Ketua Komis A DPRD Kabupaten Tolikara itu berpendapat, menempuh pendidikan itu merupakan suatu perjuangan yang besar, untuk menentukan nasib di kemudia hari. Oleh sebab itu, ia meminta kepada IMPDW-GG untuk tidak boleh membawah kebiasaan buruk pada suatu perjuangan yang besar ini.

“Saya meminta kepada adik-adik mahasiswa bahwa tinggalkanlah kebiasaan buruk itu, karena adik-adik sedang melakukan suatu perjuangan besar, yang pada akhirnya adik-adik mahasiswa inilah yang nantinya akan menjadi tulang punggung negara ini untuk menjawab setiap persoalan,” katanya.

Lanjut dia, dalam menjalani perjuangan ini, tentu kedepannya adik-adik mahasiswa akan menjadi pemimpin, untuk itu adik-adik harus bisa memimpin suatu organisasi, karena dari situlah akan ada pengalaman kerja, sehingga akan mempermuda adik-adik di kemudian hari.

“Jadi pemimpin itu harus punya prinsip kehidupan yang jelas, agar apa yang dituju adik-adik, itu arahnya juga jelas. Oleh karena itu saya minta prinsip inilah yang harus adik-adik mahasiswa tanamkan, supaya tujuan hidup jelas dan apa yang diharapkan bisa tercapai,” tambah Yendiles.(Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 + = 26