Satu anggota TGPF dan anggota TNI di Intan Jaya kena tembak

Papuaunik, – Bambang Purwoko dosen kampus Universitas Gajah Mada (UGM) yang merupakan salah satu anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penembakan di Intan Jaya dikabarkan terkena tembak dibagian kaki kiri saat berada di TKP Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Selain itu, Sertu Faisal Akbar Satgas Apter Hitadipa yang diinformasikan sebagai supir anggota TGPF juga kena tembak di pinggang.

Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kolonel CZI IGN Suriastawa dalam keterangan rilisnya lewat media sosial membenarkan peristiwa itu.

“Benar peristiwa penembakan itu, dugaan kuat adalah kelompok kriminal separatis bersenjata atau KKSB terbukti bertindak brutal dan menghalangi kinerja tim yang di bentuk oleh pemerintah untuk mengungkap kebenaran,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kedua korban tertembak sekitar pukul 15.30 WIT disekitar Kampung Mamba Bawah, Distrik Hipadita, Kabupaten Intan Jaya.

“Telah terjadi penghadangan oleh KKSB terhadap rombongan TGPF saat kembali dari Distrik Hitadipa menuju ke Sugapa,” katanya.

Mengenai kondisi kedua korban, Suriastawa mengatakan dalam kondisi sadar dan tengah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat.

“Sekitar pukul 16.40 WIT, kedua korban tiba di UPTD RSUD Sugapa untuk tindakan medis. Saat ini keduanga masih dirawat di RSUD Sugapa dikawal atau dijaga oleh personel TNI dipimpin Asintel Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Ardian Triwasana,” katanya.

Sementara untuk rombongan TGPF lainnya sudah berada di rumah dinas Wabup Intan Jaya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

52 − = 51