Pertamina dampingi Posyandu Lansia “Salib Suci” Merauke

Papuaunik, – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua melalui Fuel Terminal Merauke bekerjasama dengan Filantra dalam program Pertamina Sehati dan Kampung Siaga COVID-19, yang merupakan salah satu bagian program untuk memperkuat fungsi dan peran penting Posyandu dalam penanggulangan COVID-19 di tengah masyarakat.

Posyandu sudah dikenal sejak lama sebagai pusat pelayanan kesehatan dasar bagi ibu hamil, balita, dan Lansia. Kini, Posyandu dituntut untuk mampu menyediakan informasi kesehatan secara lengkap dan mutahir sehingga menjadi sentra kegiatan kesehatan masyarakat.

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar/sosial dasar ditambah ditengah kondisi pandemi seperti ini Posyandu menjadi garda terdepan untuk turut serta membantu masyarakat mendapat layanan kesehatan dasar, informasi kesehatan terkini, sekaligus menggalakkan protokoler pencegahan COVID-19.

Selain itu Posyandu juga berupaya meningkatkan immunitas masyarakat sebagai salah satu cara mencegah terjangkit virus COVID-19 dengan cara memberikan makanan bergizi dan suplemen bagi masyarakat, khususnya Balita, ibu hamil, dan Lansia yang merupakan kalangan rawan terjangkit virus COVID-19.

Maka dari itu dilaksanakannya kegiatan pendampingan Posyandu yang dihadiri oleh 18 orang Lansia dan lima orang Tenaga Kesehatan Puskesmas Gudang Arang terdiri dari empat orang perawat dan satu orang dokter, serta fasilitator dan juga PIC Filantra yang dilaksanakan disalah satu Gereja “Salib Suci” kelurahan Kamahedoga, Merauke yang dimulai pukul 09.30 WIT.

Yoseph, (65) sebagai salah satu peserta posyandu mengatakan bahwa, “Saya atas nama teman-teman dari Lansia mengucapkan banyak terima kasih kepada Pertamina pada khususnya, dan pemerintah pada umumnya yang telah memberikan kami susu dan juga vitamin, juga memperhatikan kesehatan kami orang tua yang sudah berusia lanjut ini,” katanya.

Seperti Posyandu pada umumnya Kegiatan tersebut diawali dengan pendaftaran, penimbangan dan pengukuran tekanan darah serta dilanjutkan dengan konsultasi Kesehatan kepada dokter serta pemberian obat sesuai dengan keluhan dari masing masing peserta. Setelah selesai pemeriksaan, kemudian fasilitator melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada para peserta Lansia yang berkunjung ke Posyandu.

PMT yang diberikan berupa susu bubuk tinggi kalsium, makanan bergizi dan pemberian vitamin C untuk dengan maksud untuk menjaga Kesehatan dan daya tahan tubuh lansia di tengah pandemi COVID-19.

Kemudian setelah kegiatan Posyandu berakhir dilanjutkan kembali dengan edukasi melalui Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang meliputi pentingnya menjaga Kesehatan tubuh, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan yang baik dan benar untuk menghindari penularan COVID-19.

Sementara itu ditempat terpisah Unit Manager Communication, Relations, & CSR Marketing Operation Region VIII, Edi Mangun menyampaikan “Semoga dalam kegiatan posyandu ini para lansia dapat terjaga Kesehatan tubuhnya bahkan meningkat apalagi di tengah pandemik covid-19 ini dan posyandu yang ada dapat terus memberikan pelayanan bagi masyarakat dilingkungannya” tutup Edi.
(Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

79 + = 88