Kasat Intel Polres Yalimo dianiaya massa pendemo

Papuaunik, – Kasat Intel Polres Yalimo Ipda Samuel dilaporkan dianiaya ketika mencoba bernegosiasi dengan massa pendemo di Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua, Kamis siang.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan kasus tersebut kini sedang tangani oleh Sat Reskrim Polres Yalimo. “Kasat Intel Ipda samuel rencananya dirujuk ke RS Bhayangkara Jayapura,” katanya.

Mengenai situasi usai kejadian, Kamal mengklaim dalam keadaan aman dan kondusif, dimana personel gabungan TNI dan Polri terus melakukan patroli guna mencegah hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

“Dihimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi untuk mengganggu stabilitas keamanan menjelang pelaksanaan pilkada,” katanya.

Mengenai kronologi kejadian yakni diatas pukul 11.00 WIT, piket SPKT Polres Yalimo mendapat laporan dari masyarakat bahwa telah terjadi pengerusakan dan akan dilakukannya pembakaran terhadap bengkel motor di Elelim karena Karena massa mencurigai di tempat tersebut melakukan penjualan minuman beralkohol.

Selanjutnya anggota SPKT mendatangi TKP dan menenangkan massa, kemudian massa meminta anggota untuk bersama-sama melakukan penggeledahan rumah, dari hasil penggeledahan tersebut anggota berhasil menemukan sebanyak delapam botol minuman beralkohol jenis vodka yang berada di dapur tepat di bawah kompor masak.

“Kemudian massa meminta barang bukti tersebut dibawa ke Polres dengan diarak sepanjang jalan. Sesampainya di Polres tepatnya di ruang SPKT, massa tidak terima dan melakukan pengerusakan terhadap ruang SPKT Polres Yalimo sembari berteriak,” katanya.

Selanjutnya sejumlah anggota menghalau massa keluar dari Mapolres Yalimo, dan massa yang kurang puas kemudian berkumpul disekitar tower Telkomsel yang jaraknya sekitar 200 Meter dari Mapolres.

“Sekitar pukul 13.00 WIT, Kasat Intel yang barus selesai melakukan pengamanan pencabutan nomor urut paslon Pilkada Yalimo di KPU setempat langsung mendatangi massa yang berkumpul di sekitar Tower dengan maksud hendak berkomunikasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat bahwa permasalahan tersebut sudah ditangani oleh pihak Kepolisian,” katanya.

Namun pada saat melakukan komunikasi, kata dia, tiba-tiba salah satu warga melakukan penganiyaan terhadap Kasat Intel dan mengakibatkan massa yang lain juga ikut melakukan penganiayaan.

“Merasa terdesak Kasat Intel berusaha menyelamatkan diri dengan berlari kearah Mapolres Yalimo, sementara beberapa oknum pelaku yang melakukan penganiayaan melarikan diri ke arah rumah warga. Dan kasus ini sudah ditangan oleh Reskrim Polres Yalimo,” katanya.(Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

58 − = 51