DPRD Kabupaten Jayapura minta Pemkab Yalimo perhatikan batas wilayah

Papuaunik,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yalimo agar sebelum melakukan pembangunan fisik, harus memperhatikan batas wilayah yakni antara Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Yalimo.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Jayapura, Hermes Felle di Sentani ibu kota Kabupaten Jayapura, Jumat, mengemukakan terkait adanya pembangunan fisik yang dilakukan Pemkab Yalimo di wilayah perbatasan antara Kabupaten Jayapura dan Yalimo, tepatnya di Distrik Airu, diharapkan diperhatikan.

“Perbatasan wilayah ini, tidak boleh Pemkab Yalimo terobos, dikarenakan batas wilayah ini telah ditentukan oleh ketetapan Negara, yang mana sudah tertuang dalam lembaran Negara. Oleh sebab itu teman-teman dari Yalimo tidak boleh menyebrang untuk melakukan pembangunan fisik,” katanya.

Terkait itu, kata dia, Pemkab Jayapura berhak menghentikan seluruh pembangunan fisik yang dilakukan Pemkab Yalimo di wilayah Pemkab Jayapura. Menyangkut batas wilayah ini, perlu ada pertemuan khusus antara Pemkab Jayapura dan Pemkab Yalimo, agar dua wilayah ini bisa saling mengetahui wilayah mana saja yang menjadi kekuasaannya.

“Kami pernah melakukan komunikasi dengan Pemkab Yalimo terkait batas wilayah ini, tetapi sampai saat ini pertemuan itu belum terlaksana, dikarenakan adanya alasan-alasan tertentu dari Pemkab Yalimo yang membuat selalu tertunda,” ujarnya.

Hermes berharap, kedepannya Yalimo harus bisa memahami baik batas wilayah, agar sebelum melakukan pembangunan fisik, tidak salah tempat lantaran bisa memicu masalah besar.

Dia mengimbau kepada daerah-daerah lain yang berbatasan dengan Pemkab Jayapura, harus memahami baik batas wilayahnya, baru melakukan pembagunan fisik, supaya tidak lalai.

“Bagi daerah-daerah yang berbatasan dengan wilayah kabupaten Jayapura, kami himbau jangan sekali-kali menerobos batas wilayah, karena jika ditemukan, maka kami akan bertindak sesuai aturan yang berlaku,” tambah dia. (Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

60 + = 67