709 warga terjaring dalam operasi yustisi penggunaan masker

Papuauik,- Polresta Jayapura Kota bersama Pemerintah Kota Jayapura dan TNI melaksanakan operasi yustisi penggunaan masker dengan melakukan penindakan berupa sangsi denda maupun sanksi sosial ditempat, Rabu (16/9)

Kegiatan tersebut di pimpin langsung Wali Kota Jayapura DR. Drs. Benhur Tomi Mano, MM didampingi Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. H. Rustan Saru, MM, Kabag Ops Kompol Nursalam Saka, S.Pd., MM, Kasat Pol PP Muhsin Ningkeula, SH., M.Si, Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota Jayapura Yuli Rahman, SH.

Kabag Ops Polresta Jayapura Kota Kompol Nursalam Saka, ketika dikonfirmasi di Jayapura, Rabu, mengatakan Pemerintah Kota Jayapura dan personil TNI/Polri serta instansi terkait mulai hari ini telah melakukan penegakkan hukum bagi mereka yang masih belum menggunakan masker saat beraktifitas diluar rumah.

Dia menuturkan, hari ini pelaksanaan penegakkan hukum bagi warga yang tidak menggunakan masker digelar di lima Distrik yang ada di Kota Jayapura, dimana setiap distrik terdapat dua lokasi, jadi jumlah tempat razia masker semuanya ada 10 titik.

“Hari ini telah digelar Operasi Yustisi Penggunaan Masker di semua distrik yang ada di Kota Jayapura dimana ada 10 titik tempat yang dilaksanakan oleh personil gabungan dari Polri-TNI bersama Pemerintah Kota Jayapura,” katanya.

Ia juga menjelaskan, dari hasil pelaksanaan razia masker dilapangan hari ini, masih banyak ditemukan warga yang belum sadar akan pentingnya menggunakan masker saat beraktifitas diluar rumah.

“Dimana dari pelaksanaan operasi yustisi penggunaan masker yang digelar didapati sebanyak 709 warga yang tidak menggunakan masker,” ujarnya.

Mantan Kapolsek Jayapura Selatan menyebutkan, sanksi yang diterapkan adalah sanksi denda dan sanksi sosial, dimana untuk denda, pelanggar diwajibkan membayar sebesar Rp.200 ribu, yang dibayar ke Petugas Bank Papua yang turut serta dalam pelaksanaan operasi yustisi dan sanksi sosial yakni berupa teguran dan kerja bhakti kebersihan yang wajib dilakukan di lokasi yang telah ditentukan.

“Dari 709 pelanggar, sebanyak 129 orang dikenakan sanksi denda dimana total denda yang terbayar sebanyak Rp.25.800.000,- dan semuanya masuk di Kas Negara melalui Bank Papua, sementara untuk 580 pelanggar lainnya dikenakan sanksi sosial berupa kerja bhakti wajib dilokasi yang telah ditentukan,” ujarnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk menggunakan masker saat beraktifitas diluar rumah.

Sanksi dan denda yang diberikan sesuai Instruksi Wali Kota Jayapura Nomor 28 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), semua untuk keselamatan diri sendiri, keluarga dan kita semua dimasa pandemi Covid-19. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 2