KPU Mamberamo Raya : tidak ada paslon yang daftar dihari pertama

Papuaunik, – Ketua KPU Provinsi Papua Theodorus Kossay yang merangkap sebagai komisoner KPU Maberamo Raya menyebutkan dihari pertama pendaftaran Jumat (04/09), tidak ada pasangan calon (Paslon) yang mendaftar.

“Jadi, tadi pagi kami telah membuka pendaftaran pada pukul 08.00 WIT hingga pukul 16.00 WIT, tetapi tidak ada paslon yang daftar di KPU Mamberamo Raya di Kasonaweja,” kata Theodorus usai menskors pendaftaran di hari pertama.

Theodorus yang didampingi sesama komisioner KPU yakni Adam Arisoy, Diana Simbiak, dan Melkias Kambu serta Sekretaris KPU Mamberamo Raya Mikha Sraun mengungkapkan bahwa pendaftaran paslon akan dilanjutkan pada Sabtu dan Minggu atau 5-6 September 2020, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Namun, setelah diskors atau ditunda waktu pendaftaran, sekitar pukul 16.15 WIT datang sejumlah pengurus partai politik dan paslon yang akan diusung untuk mendaftar ke KPU, tetapi tidak diterima.

“Sehingga utusan mereka kami panggil ke dalam Kantor KPU dan berdiskusi serta memberikan penjelasan soal waktu pendaftaran dari 4-6 September 2020, pukul 08.00 WIT hingga 16.00 WIT, dan pada hari terakhir atau 6 September 2020 dari pukul 08.00 WIT hingga 00.00 WIT,” katanya.

Pada momentum itu, kata Theodorus, utusan partai politik itu juga dijelaskan soal hal teknis lainya soal syarat calon dan syarat pencalonan agar bisa dilengkapi pada saat mendaftar pada Sabtu (05/09) pagi.

“Dan mereka menyampaikan akan mendaftar pada pukul 10.00 WIT dengan membawa persyaratan sebagaimana aturan yang telah dibuat atau disampaikan,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun pasangan calon yang datang untuk mendaftar itu adalah pasangan calon bupati dan wakil bupati Christian Wanimbo dan Yonas Tasti.

Kedua pasangan ini didukung oleh partai Nasdem, Hanura, Gerindra, PPP dan Demokrat. Yang menjadi pembicaraan hangat adalah kedua pasangan ini mendapat dukungan Demokrat di waktu yang sangat mepet atau beberapa jam sebelum waktu pendaftaran di hari pertama.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 65 = 69