Dishub Kota Jayapura diminta tertibkan kendaraan di Pantai Hamadi

Papuaunik – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru meminta Dinas Perhubungan (Dishub) kota setempat menertibkan parkiran kendaraan roda dua/motor maupun roda empat/mobil masyarakat yang berwisata ke kawasan wisata Pantai Hamadi.

Rustan Saru mengingatkan penertiban kendaraan itu disela-sela kunjungannya ke Pantai Hamadi Jayapura, Rabu (26/8). Dalam kunjungan itu, dia meminta kepada Dinas Perhubungan dan Dinas Pariwisata menertibkan parkiran kendaraan sesuai dengan kepemilikan hak ulayat, mengenai parkir. Lantaran jika pada Sabtu dan Minggu, masyarakat yang berwisata ke Pantai Hamadi, membuat macet.

Lanjut dia, sehingga sangat mengganggu aktivitas warga lainnya disekitar pantai Hamadi. Nah untuk itu, kata dia, Dinas Perhubungan dan Dinas Pariwisata serta kepala suku kedepan menerapkan parkiran bagi kendaraan pengunjung.

Dia menjelaskan, areal parkir pertama yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kota Jayapura bahwa areal itu bisa memuat 38 mobil dan juga kendaraan roda dua/motor. Kemudian, ada satu lagi tempat parkir miliki kepala suku disitu, kurang lebih parkiran mobil dan motor sekitar 100 mobil.

“Saya minta Dinas Perhubungan mendata berapa mobil disini dan berapa motor yang harus parkir disitu , gunakan sedikit bahu jalan untuk parkiran mobil. Tugas Dinas Perhungan Kota Jayapura sekarang yaitu setelah mendapat data, terkait berapa ukurannya itu nantinya membantu para masyarakat yang berwisata dengan bus gratis,” katanya.

Menurut dia, ketika masyarakat menaruh mobil ditempat parkir yang disediakan oleh Pemerintah Kota Jayapura, dia harus diantar ke tempat pariwisata. Jadi, yang mebawa mobilnya diantar ke tempat berwisata.

Ia mengatakan, sebenarnya tujuan utama adalah untuk melakukan pemantauan terhadap penempatan parkir kendaraan agar masyarakat Kota Jayapura maupun dari luar kota ketika berwisata di Pantai Hamadi, tidak macet.

“Yang kita pantau setiap Sabtu dan Minggu, menunjukn kemacetan dan kesemrautan disitu, maka dengan kunjungan ini diharapkan untuk hari-hari berikutnya perlu dilakukan pengawasan yang ketat dengan catatan mencari penampungan parkir,” ujarnya.

“Saya minta kepada Satpol PP Kota Jayapura agar setiap Sabtu dan Minggu jaga disepanjang lokasi wisata Pantai Hamadi, agar setiap ada kendaraan yang hendak memarkir mobilnya dengan sembarangan, langsung diarahkan ke tempat parkir milik Pemerintah Kota Jayapura,” katanya.

Dengan demikian, parkiran disepanjang pantai Hamadi itu teratur tak macet. Dinas Pariwisata diharapkan memasang rambu-rambu parkiran mobil, diupayakan agar September sudah bisa dimulai. Beberapa hari kedepan ini akan dilakukan sosialisasi terkait penertiban itu, agar dipahami.

“Itu yang kita harapkan agar aman. Yang berikut masalah biaya parkir khususnya para pemilik hak ulayat, mobil Rp5.000 per jam, kemudian motor Rp2.500 per jam. Pendapatan yang didapat yakni pemilik hak ulayat mendapat 70 persen, dan 30 persen disetorkan ke Pemerintah Kota Jayapura,” tambah dia. (Miosindi/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

26 − = 18