Brigjen Pol Yakobus Marjuki pimpin supervisi di Polresta Jayapura Kota

Papuaunik, – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki memimpin tim supervisi guna mengecek pelaksnaan Operaso Aman Nusa II Matoa 2020 di markas Polresta Jayapura Kota, di Kota Jayapura, Rabu.

Mantan Irwasda Polda Papua itu didampingi Karo Ops Kombes Pol Gatot Hari Wibowo, Direktur Sabhara Kombes Pol Sondang RD Siagian, Kabid Propam Kombes Pol Fernando S. Napitupulu, dan Kabag Binkar Biro SDM AKBP Tober Hamonangan Sirait.

Tim Supervisi Polda Papua diterima oleh Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas, Wakapolresta Kompol Heru Hidayanto, Para Kabag, Para Kasat dan Perwira Polresta Jayapura Kota.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas, SH., S.IK., M.Pd menyampaikan dalam paparannya kepada Tim Supervisi bahwa tugas pokok Kepolisian Resor Kota Jayapura Kota beserta jajaran dan perbuatannya melaksanakan tugas pokok sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat, disamping itu tugas penegakkan hukum guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

“Polresta Jayapura Kota melaksanakan Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi “Aman Nusa II Matoa 2020” Tentang penanganan covid-19 percepatan dan antisipasi dampak wabah corona virus disease 2019 (COVID-19) tahun 2020 di wilayah hukum Polresta Jayapura Kota. Dimana personil yang dilibatkan dalam Operasi sebanyak 65 anggota dengan satgas pelaksanaan sebanyak 53 orang, “ujarnya.

“Dimana jumlah kasus positif COVID-19 di wilayah kota Jayapura yang masih dirawat dirumah sakit mencapai 983 kasus dengan rincian tiap distrik diantaranya Distrik Jayapura Utara 309, Abepura 292, Jayapura Selatan 285, Heram 72 dan Muara Tami 25 Kasus,” lanjutnya

AKBP Gustav juga menyampaikan bahwa jumlah kegiatan masing-masing satgas tahap III periode 1 sampai 30 Juni 2020 yakni Satgas II Pencegahan 65 Kegiatan, Satgs III Penanganan 12 Kegiatan, Satgas IV Rehabilitasi 9 Kegiatan, Satgas V Gakkum 15 Kegiatan dan Satgas VI Banops Sebanyak 134 Kegiatan.

Sementara itu, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Drs. Yakobus Marjuki mengatakan target Operasi diperlukan legalitas, identifikasi terlihat dahulu ancaman kemudian barulah menentukan target Operasi sehingga tercapai outcome.

“Kita adalah pendukung kebijakan Presiden, Gubernur dan Kota/Kabuoaten sesuai dengan tingkatan yaitu Kapolri, Polda dan Polres. Tingkat Polresta berkoordinasi dengan Pemerintah Kota,” ujar Wakapolda.

Wakapolda, minta agar memastikan target operasi dan cara kerja sehingga memperoleh outcome dan output dan laksanakan sesuai dengan SOP namun menggunakan trobosan dan membaca peluang serta melakukan kerja sama, bersinergis, berkolaborasi dan membuat MoU antar Stakeholder lainnya.

“Terkait dengan anggaran untuk Polda menggunakan anggaran kontijensi sedangkan untuk Polres agar menyesuaikan dan berkoordinasi dengan Pemerintah tingkat kota/Kabupaten dengan menonjolkan dasar legalitas keamanan,” pungkasnya. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 1