Menkes dan Bupati Paniai sepakati kerja sama percepatan pelayanan kesehatan terpadu

Papuaunik, – Pemerintah, melalui Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, menaruh perhatian serius terhadap penguatan pelayanan kesehatan di Paniai, dan wilayah Pegunungan Tengah sisi barat.

Hal ini merupakan hasil pertemuan antara Menteri Kesehatan, Terawan Putranto dan Bupati Paniai, Meki Nawipa di Jakarta, Kamis.

Dalam audiensi ini, Bupati Paniai, Meki Nawipa menggambarkan peran strategis Paniai yang menjadi hub untuk pelayanan kesehatan bagi warga Paniai dan warga dari beberapa kabupaten di sekitar Paniai.

Dalam pertemuan ini, Bupati Meki Nawipa mengungkapkan, “Kata kunci pelayanan kesehatan di Papua adalah hati dan kasih. Hati dan kasih akan menembus sekat dan batasan administrasi pemerintahan sebuah kabupaten”.

Karena itu, “petugas kesehatan Paniai membuka diri untuk melayani siapapun warga, baik warga Paniai, maupun warga dari kabupaten sekitar. Rasa kemanusiaan harus dikedepankan daripada hanya memikirkan kapasitas fiskal dalam APBD”, ungkap Bupati Meki Nawipa.

Meki Nawipa juga menyampaikan adanya komitmen Kementerian Kesehatan dalam peningkatan peran RSUD Paniai, baik sarana dan prasarana, SDM kesehatan, pelayanan kesehatan, dan penguatan jaringan pelayanan RSUD ke semua warga.

Terobosan penting lainnya, adalah Kementerian Kesehatan memfasilitasi pendidikan dokter spesialis kepada dokter orang asli Papua di Paniai. Anak-anak Papua yang berprestasi ini akan mendapatkan beasiswa Kementerian Kesehatan di kampus ternama di Indonesia.

Sebagai tindaklanjut, Bupati Meki Nawipa, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Paniai akan mengirimkan beberapa dokter umum di Paniai untuk keahlian spesialis tertentu, baik di radiologi, THT, dan sebagainya. Bahkan, saat ini, Pemerintah Kabupaten akan mencari beberapa anak-anak Papua lulusan kedokteran agar dapat mengabdi di Paniai, dan melanjutkan pendidikan spesialis.

Langkah penguatan SDM kesehatan ini sebagai upaya peningkatan peran RSUD Paniai yang terus berjuang menjadi RS tipe C, namun memiliki peran rujukan bagi kabupaten sekitar Paniai.

Sejalan dengan kebijakan Nusantara Sehat, guna mempercepat pembangunan daerah-daerah pinggiran, Bupati Meki Nawipa menjelaskan Kementerian Kesehatan akan mendesain kebijakan Nusantara Sehat di Paniai untuk 1-2 tahun ke depan. Kemenkes akan mengirimkan tenaga-tenaga kesehatan ke Paniai guna memperkuat pelayanan kesehatan primer yang fokus ke tindak promotif dan preventif.

Dengan Nusantara Sehat ini, kata Meki Nawipa, akan diperkuat pelayanan primer di titik-titik Puskesmas prioritas yang tersebar di Paniai. Sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan, Paniai mulai merancang dan melaksanakan revitalisasi Puskesmas secara terpadu, termasuk kerjasama pelayanan kesehatan bergerak di Paniai dan kabupaten sekitar.

Bahkan, dalam mendukung pencegahan Covid-19 dan penguatan fasilitas tenaga kesehatan, Menteri Kesehatan, Terawan Putranto, menyerahkan bantuan 1.000 APD lengkap dan 3 oksigen portable untuk melengkapi pelayanan kesehatan di Paniai.

“Selanjutnya, Kementerian Kesehatan menyiapkan pola kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Paniai, Kementerian Kesehatan dan perguruan tinggi dalam pengembangan SDM kesehatan di Paniai,” demikian ungkap Bupati Paniai, Meki Nawipa dalam siaran pers yang diterima redaksi Papuaunik.com (Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

28 − 18 =