Alumni Akpol 1991 Gelar Bakti Sosial peringati HUT ke-29

Papuaunik, – Keluarga besar Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 Batalyon Bhara Daksa Polda Papua melaksanakan bakti sosial (Baksos) kepada tokoh masyarakat, adat, agama, panti asuhan, dan yayasan di Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa.

Baksos ini untuk memperingati HUT ke-29 Batalyon Bhara Daksa sekaligus untuk membantu masyarakat yang kurang mampu pada ditengah pandemi COVID-19.

Kegiatan ini dipusatkan di Obhe Rey May markas Polres Jayapura, di Doyo, Kabupaten Jayapura yang dihadiri oleh Irwasda Polda Papua, Kombes Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin, Karo Ops Polda Papua, Kombes Pol. Gatot Hariwibowo, dan Ketua Bhayangkari Daerah Polda Papua yang diwakili oleh, Ny Nova Patrige.

Nampak hadir Kapolres Jayapura diwakili oleh Waka Polres Jayapura Kompol Zet Salino, Kabag Ops Polres Jayapura, AKP Deddy Puhiri, Kasat Binmas Polres Jayapura AKP Sutardi, Kasat Intelkam Polres Jayapura, Iptu Chedor L. Ansaka, para tokoh ada dan agama, seperti Pdt Lenis Kogoya, anak-anak yatim piatu, dari pondok pesentren di Kabupaten Jayapura.

Karo Ops Polda Papua Kombes Pol Hariwibowo memperkenalkan diri dan menjelaskan bahwa mereka adalah anggota Polri alumni Akpol 1991 batalyon Bhara Daksa yang pada tanggal 27 juli 1991 (29 tahun) yang lalu dilantik menjadi perwira polisi.

Dalam situasi pandemi COVID-19 yang berpengaruh terhadap kesehatan dan ekonomi dunia, serta tatanan kehidupan bangsa dan negara, maka dilaksanakan kegiatan bakti sosial untuk memperingati HUT alumni Akpol 1991 batalyon Bhara Daksa yang dilaksanakan pada hari ini.

“Kami menyadari bahwa dalam situasi pandemi COVID-19 sebagaimana kita ketahui telah berdampak pada menurunnya tingkat kesehatan dan perekonomian di seluruh dunia serta sangat mempengaruhi tatanan kehidupan bangsa dan negara. Kami memahami kesulitan dan beratnya beban yang bapak-ibu rasakan berangkat dari situasi tersebut maka kami berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial sekaligus memperingati HUT alumni Akpol 1991 batalyon Bhara Daksa ke-29 yang jatuh tepatnya pada hari ini,” katanya.

Baksos kali ini adalah bukti kepedulian sebagai anggota polri terhadap masyarakat Indonesia. Dimana baksos ini secara serentak digelar di seluruh daerah Indonesia.

“Adapun bentuk kegiatan baksos ini berupa pemberian sembako serta pemberian bantuan alat modal usaha. Kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini bisa membantu meringankan beban bapak-ibu semua serta berharap bisa memajukan usaha yang telah berjalan,” kata Kombes Pol Haribowo.

Pendeta Lenis Kogoya dari Gereja Injil di Indonesia menyampaikan terima kasih atas kegiatan baksos dari Akpol angkatan 1991 guna memperingati HUT ke-29.

“Saya percaya ke-29 tahun ini mereka bekerja luar biasa memang berat tapi luar biasa. Saya atas nama masyarakat dan pendeta menyampaikan banyak terima kasih kepada angkatan 1991 Batalyon Bhara Daksa,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Alumni AKPOL 1991 yang juga sebagai Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Papua, Kombes Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin, SH mengatakan dalam situasi pandemi COVID-19 yang berpengaruh terhadap kesehatan dan ekonomi dunia, serta tatanan kehidupan bangsa dan negara, maka dilaksanakan kegiatan bakti sosial untuk memperingati HUT Alumni AKPOL 1991 Batalyon Bhara Daksa pada Senin 27 Juli 2020.

“Kami menyadari bahwa dalam situasi pandemi COVID-19 sebagaimana kita ketahui telah berdampak pada menurunya tingkat kesehatan dan perekonomian diseluruh dunia serta sangat mempengaruhi tatanan kehidupan bangsa dan negara kami memahami kesulitan dan beratnya beban yang bapak-ibu rasakan, berangkat dari situasi tersebut maka kami berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial sekaligus memperingati HUT Alumni AKPOL 1991 Batalyon Bhara Daksa ke-29 yang jatuh tepat pada hari ini, Senin 27 Juli 2020,” ujar mantan Kabid Humas Polda Papua itu.

Patrige yang sebelumnya menjabat Direktur Intelkam Polda Papua itu mengatakan pelaksanaan kegiatan bakti sosial kali ini adalah bukti kepedulian pihaknya terhadap masyarakat di indonesia. Sehingga k kegiatan baksos ini secara serentak dilakukan di seluruh daerah di Indinesia.

“Adapun bentuk kegiatan baksos ini berupa pemberian sembako serta pemberian bantuan alat atau modal usaha. Untuk itu Kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini bisa membantu meringangkan beban Bapak Ibu semua serta berharap bisa memajukan usaha yang telah berjalan.

Mantan Kapolres Sarmi dan Merauke itu, berarap, dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut diharapkan bisa membantu meringangkan beban masyarakat yang betul-betul sangat membutuhkan uluran tangan bantuan pada masa pandemi COVID-19.(Andi/Tinus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

60 + = 67