Wabup Mimika bersama TNI-Polri tinjau lokasi banjir di Iwaka

Papuaunik, -Wakil Bupati (Wabup) Mimika Johannes Rettob bersama Dandim 1710/Mimika dan Kabag Ops Polres MimikaAKP Dionisius VDP Helan meninjau lokasi banjiri di Kampung Iwaka, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua, Sabtu.

Dilaporkan sebanyak 107 unit rumah milik warga Kampung Iwaka Distrik Iwaka atau 350 Kepala Keluarga terkena banjir akibat hujan deras selama beberapa hari yang lalu, sehingga membuat para Muspida Kabupaten Mimika tinjau lokasi tersebut.

Dalam kunjungan tersebut Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob bersama Muspida dan TNI-Polri melihat lokasi banjir secara dekat dan juga kondisi warga yang ada di lokasi.

Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa yang membuat air masuk dalam rumah dan juga gedung gereja dan sekolah, yang mengakibatkan warga harus mengungsi di daerah yang agak tinggi.

Personel gabungan TNI-Polri mendirikan satu buah posko darurat untuk warga serta penyerahan bantuan sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Mimika berupa beras 20 Kg sebanyak 50 karung, mi instan 20 karton, gula pasir 10 karton, ikan kaleng 5 karton, susu kaleng 5 karton dan air mineral 5 karton.

Selanjutnya pertemuan antara pihak, TNI-POLRI dengan tokoh masyarakat Iwaka diawali dengan penyampaian dari Danramil 1710-04/Kuala Kencana Kapten Inf A Munir.

“Bahwa pagi ini kita sudah mendirikan tenda yang akan digunakan sebagai posko penanggulangan bencana banjir untuk mengantisipasi dan penanganan dampak banjir di kampung Iwaka,” katanya.

“Perlu diketahui bersama tadi malam sekitar pukul 21.00 WIT hingga 23.00 WIT, saya meninjau langsung keadaan banjir dikampung Iwaka ini dan sudah dalam kondisi surut dan hasilnya sudah saya laporkan kepada Dandim 1710/Mimika sehingga beliau perintahkan kami untuk menyiapkan tempat sebagai Posko,” kata Kapten Inf A Munir.

Sementara itu, Johannes Rettob menyampaikan terima kasih kepada TNI dan Polri serta masyarakat Kmpung Iwaka yang sudah hadir di tempat itu.

“Kejadian banjir ini terjadi beberapa tahun terakhir namun ditahun-tahun sebelumnya tidak terjadi banjir sehingga kita perlu cari tahu bersama apa penyebabnya nanti kita cari tau bersama-sama,” katanya.

“Untuk usulan pembuatan rumah panggung saya akan dengar dan pertimbangkan namun kita akan cari tahu bagaimana banjir ini kedepannya tidak masuk lagi ke Kampung Iwaka,” katanya.(Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

85 − 77 =