24 peserta calon Tamtama Polri di panda Papua TMS

Sebanyak 24 dari 114 peserta calon Tamtama di panitia daerah (Panda) Papua yang mengikuti pemeriksaan kesehatan (rikkes) tahap pertama di Biddokkes Polda Papua dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Demikian hal ini disampaikan oleh Kabiddokkes Polda Papua Kombes Pol drg Agustinus MH di Kota Jayapura, Papua, Rabu.

“Dari hasil pelaksanaan rikkes pertama pada seleksi Tamtama dengan jumlah peserta sebanyak 114 orang yang diantaranya 4 peserta tidak hadir dan yang memenuhi syarat (MS) sebanyak 86 orang dan yang tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 24 peserta,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan seleksi bagi calon siswa Tamtama Polri di bagi menjadi dua gelombang dimana gelombang pertama melaksanakan pemeriksaan pada pukul 07.00 WIT hingga pukul 12.00 WIT dan peserta gelombang kedua dari pukul 13.00 WIT hingga selesai.

“Tes rikkes ini dilaksanakan pada Selasa pagi hingga sore yang dihadiri oleh Karumkit Bhayangkara Jayapura Kompol dr Andi Mappaodang, personel Biro SDM Polda Papua AKP Banu M Isya dan Ipda Susanto, serta pengawas internal Iptu Wayan, Ipda Salmin, Bripka Kristin, Bripka Habibie, Bripda Yosua, Bripka Yunus, dan Briptu Arif,” katanya.

Untuk pemeriksaan kesehatan pertama ini akan dilakukan pemeriksaan meliputi pemeriksaan tinggi dan berat badan, THT, tensi dan nadi, mata, gigi, fisik dalam dan dilakukan pendalaman oleh dokter yang telah di tunjuk.

“Akan tetapi sebelum melaksanakan pemeriksan di berikan surat pernyataan persetujuan pemeriksaan kesehatan. Kita semua berharap agar rekan-rekan dapat memenuhi syarat sehingga dapat melanjutkan ke tahapan tes selanjutnya,” katanya.

Mengenai hasilnya, kata dia, dilakukan secara transparan dimana para calon siswa langsung melihat pengumuman di monitor layar kaca yang telah disiapkan oleh panitia.

“Untuk hasil dari pemeriksaan yg dilakukan oleh Biddokes Polda Papua adalah bersifat ginal dan hasil pemeriksaan ini tidak dapat dipertentangkan dengan hasil pemeriksaan lain diluar yang di lakukan oleh Biddokes Polda Papua,” katanya.(Andi/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 + 5 =