Letjen TNI Doni Munardo bangga dengan klub Persipura

Papuauni, – Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo mengaku bangga dengan sikap manajemen dan klub Persipura Jayapura terkait kepedulian dalam penanganan dan penceganan virus yang belum ada obatnya itu.

Jenderal bintang tiga TNI AD itu menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada klub sepak bola asal tanah Papua yang telah empat kali menjadi juara liga Indonesia.

Hal itu disampaikan langsung oleh Doni Monardo kepada Ketua Umum Persipura Dr Benhur Tomi Mano di Swissbel Hotel Jayapura pada Selasa (07/07) malam ketika berkunjung ke Papua.

“Saya bangga dengan Klub Sepakbola asal tanah Papua Persipura Jayapura,” kata Doni Monardo saat menyerahkan piagam Ucapan Terima Kasih kepada Klub Persipura atas partisipasi dan bantuannya dalam percepatan penanganan pandemi virus corona di Indonesia.

Dikatakan Doni juga semoga kedepan kerjasama yang telah terbangun dapat dilanjutkan dalam kerangka kolaborasi pentahelix penanggulangan bencana.

Klub Persipura sebelumnya mendonasikan dana subsidi tahap kedua miliknya dari PT LIB sebesar Rp509.000.000,- kepada Gugus Tugas Covid Pusat untuk membantu penanggulangan COVID-19 di Indonesia.

“Sampai saat ini saya melihat Persipura masih yang terbaik di Indonesia,” lanjut Monardo dengan semangat.

Kehadiran Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Jayapura ini dalam rangkaian kunjungan kerja ke Indonesia Timur, setelah sebelumnya mengunjungi Ambon, Ternate, Manokwari dan Jayapura, sesuai rencana hari ini Rabu (8/7) rombongan Gugus Tugas Pusat akan mengunjungi kota Merauke.

Sementara itu Ketua Umum Persipura Dr Benhur Tomi Mano sesaat setelah menerima piagam penghargaan ucapan terima dari Ketua Gugus Tugas COVID-19 menyampaikan rasa bangga dan terima kasih bisa diterima donasi yang diberikan Persipura.

“Donasi kami ke Gugus Tugas COVID-19 ini semata-mata hanya aksi kemanusiaan yang membuat Persipura merasa terpanggil untuk membantu pandemi corona ini bisa segera teratasi,” jelas BTM sapaan akrab Benhur Tomi Mano.

Kedepan BTM meminta agar kelanjutan kompetisi Liga 1 tahun 2020 harus tetap memperhatikan protokol kesehatan, dan yang lebih penting lagi wajib ada ijin dari pemerintah yang dalam hal ini Gugus Tugas Pusat.

“Kompetisi bisa jalan asal atas ijin pemerintah, terlebih khusus dari Gugus Tugas Covid 19 yang paling paham dengan data penyebaran di wilayah Indonesia,” pinta BTM. (releasePersipura/Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 + 4 =