BBKSDA-DKLH dan PLN Papua tanam 10.500 batang di CA Cycloop

Papuaunik, – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Papua, PT PLN (Persero) Unit Pembangunan Papua dan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua menanam sebanyak 10.500 batang pohon di Cagar Alam (CA) Pegunungan Cyloop tepatnya di Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Jumat pagi.

Kepala BBKSDA Papua Edward Sembiring mengatakan CA Pegunungan Cycloop merupakan kawasan konservasi di provinsi yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 365/Kpts-II/1987 tanggal 18 Nopember 1987.

“Dimana CA Pegunungan Cycloop dengan luas kurang lebih 31.479 hektar berada di dua wilayah administratif yaitu Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura,” katanya.

Bahwa berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal KSDAE Nomor SK.448/KSDAE/SET/KA.0/12/2016 tentang blok pengelolaan CA Pegunungan Cycloop, Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, terdapat blok rehabilitasi seluas 2.416 hektar yang perlu dilakukan pemulihan ekosistem.

“Dalam rangka tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara BBKSDA Papua dan PT PLN (Persero) yang diteken pada 19 Desember 2019 tentang pembangunan strategis yang tidak dapat dielakkan berupa pembangunan jaringan transmisi SUTT 150 KV GI Jayapura/Skyland – GI Angkasa melintasi kawasan CA Pegunungan Cycloop, Provinsi Papua,” katanya.

“Sehingga BBKSDA Papua dan Pemerintah Provinsi Papua bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Papua melaksanakan kegiatan rehabilitasi kawasan CA Pegunungan Cycloop seluas 10 hektar di Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura,” katanya.

Pada kegiatan penanaman ini, kata dia, kompos blok digunakan sebagai tambahan media tanam untuk dapat mendukung pertumbuhan tanaman.

“Adapun jenis bibit yang ditanam adalah Merbau atau Intsia Bijuga, Matoa atau Pometia Pinnata, Bintangur atau Callophyllum Inophyllum, dan Cemara atau Casuarina Junghuhniana yang merupakan jenis asli dari kawasan CA Pegunungan Cycloop. Jumlah bibit yang ditanam sebanyak 10.500 batang.

Pelaksanaan rehabilitasi kawasan dalam rangka pemulihan ekosistem dilaksanakan bersama masyarakat sekitar kawasan dengan jumlah masyarakat yang terlibat sebanyak 96 orang.

“Kegiatan ini diawali dengan komunikasi yang intensif kepada masyarakat sekitar kawasan terkait dengan pentingnya keberadaan dan keutuhan kawasan CA Pegunungan Cycloop sehingga dapat terbangun kesepahaman bersama. Pelibatan masyarakat ini, diharapkan agar tetap menjaga pertumbuhan tanaman selanjutnya,” katanya

Kegiatan ini, lanjut dia, dilaksanakan sesuai dengan rencana kerja tahun 2020 yang telah disepakati bersama BBKSDA Papua dan PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Papua, dan akan terus dipantau perkembangannya melalui kegiatan pemeliharaan tanaman.

“Tentunya diharapkan semua pihak ikut menjaga kelestarian hutan atau alam di kawasan CA Pegunungan Cycloop,” harapnya.

Pada momentum itu, Edward Sembiring juga mengucapkan terima kasih kepada PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Papua, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, instansi terkait, tokoh adat, tokoh masyarakat dan segenap lapisan masyarakat yang terus mendukung dalam upaya pengelolaan kawasan CA Pegunungan Cycloop.

“Mari kita jaga kelestarian CA Pegunungan Cycloop karena sudah memberikan kehidupan bagi masyarakat. Cycloop jaga kita, kita jaga Cycloop,” pintanya.(Andi/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

86 + = 91