Satu keluarga ditemukan meninggal di Waropen

Papuaunik, – Satu keluarga ditemukan meninggal di Kampung Uri, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen, Papua, pada Sabtu sekitar pukul 16.17 WIT.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan dari hasil olah TKP dan koordinasi dengan tim Kesehatan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Waropen, satu keluarga yang meninggal dikarenakan kehabisan oksigen dan keracunan asap karbon monoksida dari generator yang dinyalakan dari kamar mandi.

“Sementara Kasus tersebut dalam penanganan Polres Waropen,” kata Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal di Jayapura, Minggu malam.

Berdasarkan keterangan saksi yang bernama Nawir (60), sejak Sabtu pagi hingga sekitar pukul 15.00 WIT tidak melihat ada aktifitas disekitaran rumah Korban dan merasa ada sesuatu yang aneh kemudian mendatangi rumah kontrakan para korban.

“Saat saksi mengetuk pintu kontrakan korban, tidak ada jawaban yang keluar dari dalam rumah kontrakan, kemudian saksi meminta tolong kepada Rahmania (34), saksi lainnya untuk untuk melaporkan kepada Hamka (42) yang merupakan adik kandung korban,” katanya.

Lalu, pada pukul 15.10 WIT, Rahmania dan Hamka mendatangi TKP untuk melihat rumah korban, namun saat dilakukan pengecekan seluruh pintu dalam keadaan terkunci.

“Sehingga kedua saksi mendobrak pintu rumah kontrakan korban dan mendapati ketiga korban sudah dalam keadaan tergeletak dan dalam keadaan tidak bernyawa. Hamka lalu melaporkannya ke piket Penjagaan Polres Waropen,” katanya.

Personel Polres Waropen langsung mendatangi TKP pada pukul 15.40 WIT dan melakukan olah TKP yang dipimpin oleh Kabag Ops AKP Theodorus Tawaru.

“Kabag Ops menghubungi Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Waropen untuk membatun dalam proses evakuasi korban sesuai dengan aturan protokol kesehatan,” katanya.

Sekitar pukul 16.15 WIT, Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Waropen meninggalkan TKP dan membawa mayat tersebut ke Puskesmas Waren, guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut

“Adapayn identitas para korban yakni Mansur (53) selaku ayah, Iting (38) selaku ibu dan Muh Rifky (14) selaku anak, semuanya merupakan warga Kampung Uri, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen,” katanya.(And/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

28 − = 22