Tokoh : media pers sajikan berita yang berimbang

Papuaunik, – Tokoh Pers Papua Abdul Munib mengemukakan bahwa media pers menyajikan berita yang sejuk dan berimbang, bukan sebaliknya memihak ataupun memprovokasi sehingga bisa memicu kegaduhan.

“Dikatakan media pers itu tentunya sesuai dengan UU nomor 40 tahun tentang pers, ada badan hukumnya, penulisan berita sesuai kaidah jurnalistik, di antaranya berimbang,” katanya di Jayapura, Kamis.

Disinggung soal adanya sejumlah media daring atau online yang menyerupai media pers yang kian tumbuh di Papua, apalagi penulisan isi konten yang banyak memojokkan salah satu pihak dan penanggungjawabnya bukan wartawan, Abdul Munib, tegaskan bahwa itu bukan media pers.

“Saya mengutip dari Pak Yoseph Stanley Adi Prasetyo, mantan Ketua Dewan Pers, bahwa pernah menyebutkan Dewan Pers menilai media abal-abal merusak citra resmi media pers. Stanley sebutkan media daring atau siber sebanyak 43 ribu lebih, tapi yang tercatat sebagai media resmi atau profesionalnya hanya 200 lebih pada 2014, dan pada 2015 menyusut jadi 168 media,” katanya.

Labih lanjut, penanggungjawab SIWO PWI pusat itu ungkapkan bahwa jika ada persoalan hukum terkait produk atau isi berita atau konten dalam media daring abal-abal itu, bukan menjadi ranah Dewan Pers tetapi menjadi persoala hukum yang bisa dijerat dengan UU ITE.

“Tentunya kalau berkaitan dengan produk berita, itu bisa kaji dan dilihat, semua aspek, terutama dari legalitas medianya dan isi kontennya apakah sudah sesuai dengan kaidah jurnalistik, misalnya berita itu harus berimbang dan tidak berpihak, atau menyudutkan pihak lain,” katanya.

Abdul Munib menambahkan jika ada pihak yang merasa dirugikan dengan pemberitaan bisa dilakukan klarifikasi atau hak jawab di media pers yang bersangkutan, namun jika hal itu bukan menyangkit media pers seperti media daring maka hal itu perlu dikaji lebih dalam dengan meminta saran dan masukan dari pihak yang berkompeten.(Andi/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

63 − = 61