Rent Car Indonesia ajak pengusaha transportasi tidak kredit kepada lembaga keuangan

Papuaunik, – Rent Car Indonesia (RCI) mengeluarkan kebijakan untuk mengajak seluruh pengusaha transportasi untuk tidak lagi melakukan kredit kendaraan kepada lembaga keuangan (leasing company) yang kebijakannya menyulitkan para pengusaha rental mobil di seluruh Indonesia.

Rent Car Indonesia merupakan perkumpulan para pengusaha transportasi rental mobil yang memiliki anggota lebih dari 500 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.

Terkait dengan pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia khususnya Indonesia membuat perekonomian UMKM di berbagai sektor tidak lain dibidang transportasi rental mobil mengalami penurunan omset yang sangat signifikan.

Para pengusaha rental mobil yang tergabung di dalam organisasi Rent Car Indonesia berusaha untuk melakukan negosiasi dengan berbagai lembaga keuangan untuk mendapatkan penangguhan relaksasi kredit.

“Ini kami lakukan untuk agar anggota kami masih tetap berjalan usahanya setelah situasi kembali normal dari pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Dalam hal ini ada juga beberapa lembaga keuangan yang memberikan kebijakan yang menyulitkan anggota untuk mendapatkan penangguhan kredit kendaraan” Kata Sekretaris Jendral Rent Car Indonesia Rescky Noereal Roma.

Pengurus pusat RCI menghimbau kepada seluruh Anggota RCI di seluruh Indonesia untuk tidak lagi bekerjasama atau meminta pembiayaan kredit kendaraan dengan lembaga keuangan yang kebijakannya menyulitkan anggota RCI yang terkena dampak ekonomi terkait pandemi Covid-19 ini.

Jika 1 anggota kami yang biasanya mengajukan kredit 5 (lima) unit kendaraan setiap bulannya untuk memenuhi kebutuhan pasar. Saat pandemi covid-19 ini terjadi.

Lembaga keuangan menyulitkan anggota terkait relaksasi kredit karena dampak Covid-19 ini. Maka jika kita pengurus pusat mengeluarkan Kebijakan untuk para anggota tidak lagi mengajukan kredit kepada Lembaga keuangan yang kebijakannya tidak membantu.

Maka berapa omset yang tidak lagi di dapatkan oleh Lembaga keuangan tersebut setelah situasi normal kembali.

“Kami juga akan mengajak para perkumpulan pengusaha rental untuk bersama-sama mengeluarkan kebijakan yang sama untuk tidak melakukan kredit kepada lembaga keuangan yang kebijakannya menyulitkan para pelaku usaha rental dan transportasi saat pandemi covid-19,” kata Rescky Noereal Roma dalam keterangan pers yang diterima redaksi Papuaunik.com pada Selasa malam.(Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

46 − = 38