Kapolda Papua pimpin apel Operasi Aman Nusa II Matoa 2020

Papuaunik, – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw memimpin apel pagi sekaligus penyematan pita tanda Operasi Aman Nusa II Matoa tahun 2020 di halaman Mapolda, Kota Jayapura, Sabtu.

Hadi dalam apel tersebut, Wakapolda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki, para pejabat utama Polda Papua, Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan ASN Polda Papua.

Dalam kesempatan itu, mantan Kapolda Papua Barat dan Sumatera Utara itu mengatakan bahwa pada Jumat (20/03/2020) telah dilaksanakan kegiatan Coffee Morning, Rapim TNI Polri serta rapat bersama bapak Gubernur, DPRP dan MRP dalam rangka mengantisipasi tersebarnya virus corona di Papua.

“Untuk Biro Ops, kita akan membuat tim reaksi cepat dengan mobilitas, kecermatan tinggi bagi pimpinan dan anggotanya, kita juga sudah memesan 100 buah pakaian guna sarana dan prasarana penanganan virus corona tersebut oleh karena itu agar menyiapkan pernyataan aktif guna memberikan gambaran saat pertolongan nantinya,” katanya.

Menurut dia, masyarakat masih banyak yang belum paham akan virus corona, oleh karena itu agar membuat cara-cara bertindak dengan betul-betul sehingga dapat ditangani dan dicegah dengan baik, dalam hal ini TNI-Polri dan tim kesehatan agar betul-betul memahami dan sosialisasikan kembali yang mana di Papua akan ada rencana Lockdown.

“Namun saya kurang setuju dengan alasan sarana dan prasarana serta konsekuensinya. Terkait dengan Social Distancing, kita akan gunakan kebijakan tersebut yang mana apel pagi akan dibatasi dan diganti dengan apel Satker, dimana Kasatker akan melaporkan kehadirannya ke Propam serta tetap tampil kepada masyarakat dalam hal memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan,” katanya.

“Kita juga akan membuat tim yang akan disandingkan pada teman-teman lainnya dengan melengkapi sarana dan kebutuhan pada kita semua dan saya juga berusul agar petugas yang menangani kasus ini diberikan insentif,” sambungnya.

Pada umunya, lanjut dia, kejadian warga yang meninggal dunia akibat virus corona itu merupakan wujud dan fisik yang rentan, oleh karena itu perbanyaklah imunitas.

Kapolda Papua juga menambahkan, apel itu berkaitan dengan Satgas Aman Nusa II yang mana menangani bencana alam dan non alam.

“Saat ini yang kita tangani adalah non alam dimana sudah di buat gugus tugas bahwa Polda Papua sebagai wakil pada tingkat provinsi dan Satgas ini beroperasi selama keadaan alam ini terjadi virus corona,” katanya.

“Dalam hal ini saya memberikan warning bahwa dalam menghadapai virus corona agar tidak panik bila menemui kasus tersebut segera mungkin agar dilaporkan kepada call center kami. Terkait dengan lockdown yang mana menurut Undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang karantina bahwa pemerintah daerah harus berkoordinasi dengan pusat,” katanya lagi.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

87 − 86 =