Kejaksaan Tinggi Papua masih kekurangan SDM

Papuaunik- Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Nikolaus Kondomo mengaku hingga kini instansi yang dipimpinya masih kekurangan sumber daya manusia.

“Kekurangan SDM bukan penghalang bagi penerapan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dilingkup Kejati Papua,” kata Nikolaus di Jayapura, Rabu.

Menurut dia, hingga kini masih kekurangan SDM di jajaran kejaksaan, namun mempenaruhi kinerja Kejati dalam rangka menjawab setiap keperluan masyarakat untuk memperoleh pelayanan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani.

“Sekalipun kekurangan SDM tetapi saya optimis, Kejati Papua dan para Kejari yang ada di Papua, berkomitmen melaksanakan tugas yang diberikan negara dalam rangka pelayanan birokrasi yang bersih, dan bebas korupsi dari seluruh satuan kerja di lingkungan Kejaksaan yang ada baik di provinsi untuk wilayah Kejati dan wilayah kejari kota/kabupaten di Papua,” ujarnya.

Dia mengatakan, komitmen ini harus di mulai dari lingkungan Kejaksaan Tinggi, dari hal yang kecil seperti tidak membuang putung rokok sembarang di saat jam kerja oleh para staf, dan lain sebagai nya.

Nikolaus berharap, lewat pencanangan komitmen wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani ini, pelayanan penanganan perkara baik perdata, pidana khusus, dan pidana umum yang di laporkan masyarakat dapat di laksanakan secara lebih baik dan benar tanpa ada nya unsur paksaan.

“Tindakan pungutan liar (pungli) oleh jaksa guna menyelesaikan setiap perkara maupun laporan yang di terima nantinya,” tambah dia. (Andika Pamanggori/ma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

93 − 87 =