Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar dinobatkan menjadi anak adat Maluku

Papuaunik,- Billy Mambrasar, salah satu dari 7 Staf Khusus Presiden RI Joko Widodo yang berada dalam kategori usia milenial dinobatkan menjadi anak adat Maluku, dengan begitu secara resmi menjadi putra kebanggaan Kampung Amahusu, Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Provinsi Maluku.

Acara penyematan gelar anak adat tersebut dilakukan pada Minggu, 18 Februari 2020, di balai Kampung Amahusu, yang dimeriahkan dengan tari-tarian adat cakalele, serta penampilan musik khas Ambon, yang dibawakan oleh Amboina Ukulele Kids Community.

“Saniri Negeri”, atau perwakilan adat Amahusu yang hadir saat itu yakni Mezaac Maurits Silooy, Ferdinan Silooy, Yakobis Mainake, Daniel Musila, Dominggus Mainake, Nikodemus Gomies, Simon Nussy mengucapkan kata-kata pengukuhan, yang diikuti dengan sebuah tradisi dari yang dinobatkan, untuk meminum tuak di gelas bambu, dan pengalungan lenso adat berwarna merah, yang menyatakan secara resmi penobatan Billy sebagai anak negeri.

Hadir pula dalam upacara adat tersebut, perwakilan pemerintahan, yaitu Kepala Distrik Xyz, yang juga ikut memberikan kata-kata sambutan.

Keberadaan Billy Mambrasar yang dipilih oleh Presiden Joko Widodo dianggap menunjukkan keseriusan untuk menyokong percepatan untuk menyuarakan aspirasi pembangunan, dari seluruh kaum muda di Indonesia Timur, termasuk Maluku, yang diharapkan dapat menjadi tanggung jawab Billy.

Penobatan anak adat ini atas inisiasi Gerakan East Indonesia Network, melalui program Pela Gandong Kontemporer, yang bertujuan untuk mendorong masyarakat Indonesia bagian Tengah dan Barat untuk ikut membangun provinsi-provinsi Indonesia Timur yang masih tertinggal dalam berbagai indikator pembangunan, dengan cara mengadopsi dan ikut membangun desa kedua mereka disana.

Hadir dalam Acara tersebut, Ikhsan Tualeka dan Yassir Rahman, yang merupakan putra kebanggaan asal Provinsi Maluku dan NTT, yang menggagas platform digital ini sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi Papuaunik.com

Selain Billy Mambrasar, ada juga influencer Indonesia lain seperti Prilly Latuconsina, dan Marcella Zalianti, yang telah mengadopsi desa kedua mereka di Papua dan Maluku.

Tercatat ada hampir 100 orang artis, influencer, dan pengusaha muda sukses yang telah menyatakan diri untuk ikut membangun Indonesia Timur melalui Gerakan Second Village ini.

Sebagai anak adat Kampung Amahusu, Billy melalui program “Pegake” ini, dan juga dalam perannya sebagai Staf Khusus Presiden RI, berkomitmen untuk memajukan pembangunan pusat literasi dan pengembangan ekonomi kreatif di kampung ini.

“Walaupun beta adalah anak Papua, tapi beta sekarang juga su jadi anak kampung dan anak adat Maluku, anak negeri Amahusu, jadi akan sering kembali kesini untuk membangun pendidikan melalui sebuah pusat baca dan literasi, dan juga pengembangan ekonomi kreatif, bekerja sama dengan anak-anak Maluku di negeri Amahusu ini” katanya.

Adapun kunjungan Billy Mambrasar ke Maluku adalah dalam rangka berbincang-bincang dan berinteraksi dengan milenial Maluku di Kota Ambon, untuk dapat mendengarkan dan menyampaikan aspirasi generasi muda Kota Musik ini, untuk dapat didengarkan oleh Pemerintah Pusat.

Billy Mambrasar juga membawa kabar gembira ke Pemerintah Kota Ambon, bahwa atas dukungan Presiden RI, telah di setujui pembangunan Maluku Youth Creativity Hub, yakni sebuah pusat pembinaan wirausaha milenial dari Maluku.

“Sejenis Silicon Valley di Amerika Serikat, tapi kita akan bangun di Maluku, untuk melahirkan giat wirausaha muda dan UMKM dari provinsi di Indonesia Timur, agar katong seng kalah (agar kita tidak kalah) dari mereka yang ada di Indonesia Barat khususnya Jakarta”, ucap Billy dengan semangat.

“Seperti yang saya sampaikan di konferensi pers pengenalan Staf Khusus Presiden RI di Istana. Saya berkomitmen untuk membantu Pak Presiden Jokowi, untuk membangun Indonesia dari Timur, dan Provinsi Maluku adalah daerah tanggung jawab saya yang harus saya kembangkan, selain dari Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku Utara dan NTT, mohon dukungan dan doanya”, ujar Billy di depan warga Kampung Amahusu.

Selepas disematkan sebagai anak adat Maluku, Billy Mambrasar kemudian di jamu makan malam oleh Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, dan Ibu Gubernur Provinsi Maluku, Widya Murad Ismail, di dua tempat yang berbeda.

Dalam diskusi tersebut, Billy kembali menegaskan komitmennya kepada kedua pemimpin untuk ikut membangun Indonesia Dari Timur.(Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 2