Kecelakaan di Kabupaten Jayapura menurun

Papuaunik-Kepolisian Resor Jayapura menyebutkan kasus kecelakaan di wilayah hukumnya yakni di Sentani, Kabupaten Jayapura selama 2019 mengalami penurunan dari 2018 lalu.

“Untuk kasus kecelakaan lalu lintas, ada penurunan. Pada 2018 ada 119 kasus dengan korban meninggal dunia 38 kasus, sementara di 2019 ada 106 dengan 33 kasus yang meninggal dunia,” kata Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon di sela-sela refleksi akhir 2019 bersama sejumlah awak media di ruang Cycloop Polres Jayapura, Selasa.

Kapolres Victor mengatakan, hingga kini ada tiga lokasi yang rawan di antaranya Distrik Waibu, sekitar wilayah Doyo Baru dan gunung merah. selanjutnya, Sentani Kota dan Sentani Timur.

Menurut dia, penyebab kecelakaan yang terbanyak karena lalai, mabuk/dipengaruhi minuman keras (miras) dan melebihi kecepatan. Namun, satuan lalu lintas selalu konsisten melakukan pencegahan dengan melakukan berbagai upaya penindakan.

“Satuan lulintas juga menyambangi masyarakat di tempat-tempat keramaian untuk mengarahkan masyarakat agar selalu berhati-hati dalam berkendara,” ujarnya.

“Di 2019 ini kita telah berupaya dan berhasil membangun gedung pelayanan masyarakat. Tentunya ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kepuasan pelayanan masyarakat dalam mengurus administrasi di Mapolres Jayapura,” katanya.

Ia mengatakan, gedung itu nantinya akan diresmikan, dengan pelayanan satu atap di antaranya meliputi SPKT (sentra pelayanan kepolisian terpadu), pelayanan SKCK (surat keterangan catatan kepolisian, pelayanan sidik jari dan pelayanan SIM (surat ijin mengemudi).

Gedung itu juga, tambah dia, akan melayani comand center, frekuensi RM Papeda (rumah masyarakat papua penuh damai).

“Progam papeda ini menjadi program unggulan kami bersama stakeholder di Kabupaten Jayapura untuk berkomunikasi dalam pelayanan terhadap masyarakat,” ujarnya. (mus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 + 1 =