Kasus kejahatan di Kabupaten Jayapura selama 2019 menurun

Papuaunik-Kasus kejahatan di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua selama 2019 seperti pencurian motor dan tindak pidana menurun  dari tahun sebelumnya.

Hal ini disampaikan Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, di sela-sela  refleksi akhir 2019 bersama sejumlah awak media di ruang Cycloop Polres Jayapura, Selasa.

Momentum itu dihadiri Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon didampingi Kasat Reskrim AKP Henrikus Yossi Hendrata, Kasubbag Humas AKP Khatarina H.L Aya dan Kasat Narkoba Ipda Hotma P. Manurung.

Kapolres Victor mengatakan, refleksi akhir 2019 dilakukan terkait kejadian maupun kasus yang ditangani Polres Jayapura selama 2019.

“Terkait Kamtibmas di Kabupaten Jayapura, perbandingan antara  2018 dengan 2019, jumlah total tindak pidana di 2018 ada 1.438 kasus kemudian di 2019 ada 1.183 kasus, jadi ada penurunan terkait tindak pidana di wilayah Kabupaten Jayapura sebesar 17 persen dan ada kenaikan 14 persen,” ujarnya.

“Terkait dengan penyelesaian tindak pidana yang telah kami lakukan, di  2018 itu ada 645 kasus yang diselesaikan dan di tahun 2019 ada 718 kasus yang sudah kami selesaikan,” katanya.

Lanjut AKBP Victor, beberapa kasus/tindak pidana yang menonjol di antaranya curanmor, aniaya dan pencurian, namun dibandingkan dengan kasus di 2018 terjadi penurunan kasus curanmor.

Pada 2018 ada 314 kasus kemudian pada 2019 ada 279 kasus, jadi turun 11 persen dengan angka penyelesaian perkara naik 31 persen. Ada kasus – kasus curanmor yang kita selesaikan dari 76 kasus di 2018 naik menjadi 111 kasus curanmor di 2019 yang diselesaikan,” ujarnya.

Victor mengaku memang ini menjadi tantangan pihaknya, tapi juga dari Polres terkait dengan curanmor.

“Kita sudah melakukan berbagai upaya yang mana kita temukan dan belajar dari modus operandi yang banyak ditemui para pelaku curanmor dengan merusak kunci/rumah kunci, menggunakan kunci T atau kunci obeng untuk melakukan pencurian kendaraan bermotor,” ujarnya.

Ia berpesan kepada masyarakat agar jangan lalai dalam memarkirkan kendaraannya di tempat yang tidak aman. (mus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

62 − 55 =