Kapolda Papua Paulus Waterpauw ibadah minggu pagi di Gereja Elim

Papuaunik, – Kapolda Papua Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw melaksanakan ibadah minggu pagi di Gereja Elim, Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Minggu (29/12).

Ibadah itu di pimpin oleh Pendeta Vikaris yang dihadiri kurang lebih 300 warga jemaat.

“Shalom Bapak dan Ibu sekalian, secara pribadi dan keluarga besar Waterpauw, kami menghaturkan banyak terima kasih, selamat Natal dan selamat menyongsong Tahun Baru 2020 yang akan datang.

Bapak ibu dan saudara-saudara hari-hari ini kita sudah merasakan semua rasa aman damai itulah yang sedang kita terus kerja dibarengi berdoa agar ini semua Tuhan memberkati kita semua dalam hari-hari kedepan,” katanya dalam sambutan didepan warga jemaat Gereja Elim Abepura.

“Karena kalau sudah damai aman, Bapak Ibu dan saudara sekalian semua bisa rasakan bagaimana sulitnya menjalankan kehidupan ini. Kami kepolisian Polda Papua, teman-teman TNI yakni dari Kodam XVII/Cenderawasih, seluruh stakeholder pemerintahan, Tokoh-tokoh, pemimpin umat beragama, adat dan perempuan pemuda terus bekerja membangun komunikasi sinergi untuk menciptakan situasi aman dan damai,” sambungnya.

Pada momentum itu, mantan Kapolda Papua Barat dan Sumatera Utara itu, mengemukakan bahwa beberapa waktu lalu terjadi persoalan di Jayapura, Jayawijaya, Mimika, Deyai dan beberapa daerah lainnya bahkan yang terakhir di Yahukimo, Nduga dan Intan Jaya dan sebagainya.

“Masih saja ada teriak-teriak aksi daripada saudara-saudara yang sementara ini belum sepaham, belum mau bersama dengan kita dan kehidupan-kehidupan kita kedepan karena mereka masih berpikir yang berbeda. Kita doakan terus, Bapak Ibu dan saudara-saudara semua terutama hamba Tuhan, para pimpinan tokoh agama yang hadir. Kami yakin dan percaya Tuhan itu maha kuasa,” katanya.

“Saya mau sampaikan hasil evaluasi kami kemarin di Polda Papua, ternyata kejahatan konvensional masih juga beriringan dengan dinamika kehidupan masyarakat itu, diantaranya pencurian kendaraan bermotor masih tinggi. Saya dua bulan ini bergabung kembali di Polda kemarin setelah dievaluasi, saya baru menyadari, ternyata kita sibuk-sibuk dengan konflik berbagai permasalahan, tetapi ada juga kejahatan konvensional yang terus beriringan bahkan pemacu lajunya kejahatan itu sendiri,” lanjutnya.

Ia meminta agar warga jemaat dan masyarakat pada umumnya agar berhati-hati dalam menggunakan kendaraan, baik itu diparkir atau saat digunakan di jalan raya.

“Waspada dengan kendaraan yang kita miliki karena hasil evaluasi kami seperti itu. Kapolres Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura dan membawahi Kapolres lain mencoba mengungkap tetap masih juga terus tinggi. Pencurian pemberatan, yaitu pencurian di malam hari. Itu juga masih terus ada maka terus tingkatkan kewaspadaan itu, kalau lihat ada gejala-gejala yang tidak normal,” katanya.

“Tiba-tiba ada sekelompok orang yang disekeliling rumah kita, tidak ada hujan tidak ada angin tiba-tiba mereka ada di sekitar rumah kita, itu pertanda tidak bagus. Maka dari itu kita harus kasih warning dan perketat keamanan di lingkungan masing-masing.

Pencurian dengan kekerasan masih ada terjadi dan yang lain,” katanya lagi.

Jenderal bintang dua itu mengingatkan agar warga jemaat juga memahami dan ikut mengawasi soal peredaran narkoba.

“Saya mengingatkan bahayanya narkoba masih terus membayang-bayangi di kehidupan generasi kita Mari kita sama-sama tangani ini,” katanya.(Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

23 + = 28