KNPI gandeng Ko’Sapa bekali aktivis GMKI dengan materi jurnalistik

Papuaunik, – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Merauke menggandeng Komunitas Sastra Papua (Ko’Sapa) membekali aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dengan materi jurnalistik.

Koordinator Komunitas Sastra Papua Hengky Yeimo dalam siaran persnya pada Sabtu (28/12) mengatakan aktivis GMKI diberikan materi jurnalistik agar bisa menulis sesuai dengan gaya pembuuatan berita, sebagaimana jadwal yang telah dibuat.

“Saya sebagai pemateri membaginya dalama dua sesi, pertama bagaimana mereka menulis Oipni. Dan saya bekali materi menulis atau mengemas berita pada sesi kedua,” katanya.

Yeimo, demikian sapaan akrabnya mengatakan, pelatihan itu diikuti oleh 13 aktivis GMKI cabang Merauke yang hadir. “Kegiatan ini diselenggarakan sejak Kamis (26/12),” katanya.

Yeimo berharap agar materi yang disampaikan dapat diaplikasikan secara kontinyu. Sebab jika hanya terima materi tanpa melakukan praktek itu mubasir.

“Saya juga berpesan kepada aktivis GMKI agar terus membaca. Sebab melalui membaca dapat menulis dengan baik dan menambah wawasan dan perbendaharaan kata, semoga ilmu ini dapat bermanfaat. Saya juga berharap agar aktivis GMKI dapat mengawal aspirasi masyarakat termarjinalkan,” katanya.

Yeimo juga menyampaikan terima kasih kepada aktivis GMKI yang mengikuti kegiatan tersebut dan juga menyampaikan hal yang sama kepada KNPI Merauke.

“Kami terimaksih kepada Plt Ketua KNPI Merauke Benyamin Gurik yang sudah fasilitasi kegiatan ini. Terima kasih juga kepada semua simpatisan, motivator kami,” kata Hengky Yeimo.

Sementara itu Plt Ketua KNPI Merauke Benyamin Gurik mengatakan dengan menulis merupakan bagian dari melawan lupa.

“Sehingga aktivis yang dibekali materi jurnalistik ini dapat mengaplikasikan serta mengangkat persoalan-persoalan sosial yang ada di masyarakat asli di Merauke, agar mengingatkan pemerintah untuk melakukan perubahan,” katanya.

“Saya juga mengapresiasi Ko’Sapa yang sudah bersedia menyelenggarakan kegiatan ini karena menulis ini sangat penting,” katanya lagi.(Hengky Yeimo/Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

22 + = 25