Bambang : patut dipertanyakan motif deposito uang untuk judi kasino

Papuaunik, – Mengenai pemberitaan bahwa adanya bahwan dan kepala daerah asal Papua yang depositokan uang untuk judi kasino di luar negeri, pendiri Indonesian Curruption Watch (ICW) Bambang Widjojanto berpendapat bahwa hal itu patut ditelusuri dan dipertanyakan.

“Tentu kita harus bertanya, apa motif dan alasan dibalik kebijakannya itu. Karena mungkin, inilah satu-satunya kebijakan di dunia, bahwa ada pejabat depositokan uang untuk kepentingan di tempat perjudian,” katanya dalam pesan whatsapp awak media dari Kota Jayapura, Papua, Kamis (19/12).

Menurut dia, ada permasalahan yang cukup kompleks dan sistematis yang seharusnya bisa diselesaikan jika hal tersebut sudah dideteksi oleh aparat penegak hukum, apalagi hal itu sudah berbicara judi di luar negeri.

“Ada problem sistemik yang harus diselesaikan, bagaimana mungkin, kekuasaan dan sistem di tingkat nasional tak bisa melacak dana pembangunan yang ditempatkan di lembaga yang tak bisa dipertanggungjawabkan kredibiltas dan reputasinya,” katanya.

Bambang yang telah melanglang buana di berbagai organisasi dan pernah menduduki sebagai wakil ketua KPK itu berpendapat bahwa pejabat yang dituding bermain judi kasino itu telah menunjukkan kapasitasnya yang tidak patut dicontohi, jika benar itu terbukti.

“Sang pejabat sedang meninggikan kebodohannya karena bermain-main dengan otoritasnya,” katanya.

Beberapa hari lalu, salah satu media daring nasional memberitakan bahwa ada bahwan dan kepala daerah asal Bumi Cenderawasih diduga mendepositokan uang puluhan milyar untuk bermain judi kasino di luar negeri.(Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 3 = 4