Kasdam Cenderawasih tutup Opster TNI di Kabupaten Jayawijaya

Papuaunik, – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Irham Waroihan menutup secara resmi kegiatan Operasi Teritorial (Opster) TNI di kampung Algonik, Distrik Piramyd, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (14/12).

Pada momentum itu, Kasdam Cenderawasih sangat mengapresiasi, khususnya kepada Pemkab Jayawijaya dan juga Danrem 172/PWY dengan seluruh jajarannya yang telah membuka daerah tersebut.

“Harapan saya sesuai dengan nawacita Presiden Jokowi mendekatkan pemerintahan sampai keujung pedalaman, dengan ini kita akan mulai. Pembangunan seperti ini mungkin sudah di awali di daerah lain, untuk diwilayah pegunungan tengah saat ini kita akan mulai di Distrik Pyramid,” katanya.

Meski dengan anggaran terbatas, kata dia, Opster TNI dapat digelar dan memajukan Kabupaten Jayawijaya sehingga lebih maju.

“Kita bersyukur dengan anggaran yang terbatas kita telah mencoba. Memang kita pusatkan di Distrik Pyramid ini, ada 6 unit rumah, terus kita juga bisa bangunkan gereja dan juga ada MCK termasuk juga ada lampu dengan solar cell,” katanya.

Ia berharap dengan pembangunan yang signifikan tersebut dapat menjalin komunikasi masyarakat dengan aparat menjadi lebih baik.

“Setelah kita buka ini, jalinan komunikasi seluruh masyarakat dengan aparat mulai membaik. Kemarin dari kampung ini sudah mengirimkan dua orang putra terbaiknya yang telah lolos menjadi anggota TNI.

Selanjutnya, saya berharap ada lagi putra terbaik dari kampung ini yang akan menjadi TNI”, katanya.

Terkait dengan stigma daerah merah atau rawan, Kasdam Cenderawasih berpendapat bahwa dengan adanya pembangunan tersebut maka seluruh informasi akan masuk dan stigma tersebut akan hilang.

“Dengan adanya pembangunan ini, namanya daerah yang betul-betul terpencil tidak ada komunikasi, sehingga kita tidak dapat mengabarkan tentang pemerintah kita yang ingin mengajak sejahtera bersama-sama. Untuk itu saya berharap kepada rekan-rekan kita yang masih berbeda pendapat ayo turun dan kita bersama-sama membangun, jangan menggembor-gemborkan tentara itu yang negative tetapi tentara memiliki tugas pokok antara lain pembinaan teritorial salah satunya membantu pemerintah mensejahterakan rakyatnya”, kata Brgjen TNI Irham panjang lebar.

Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kolonel Inf J Binsar Parluhutan Sianipar berharap masyarakat dapat terus menjaga dan memelihara fasilitas yang telah dibangun sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lebih lama.

“Yang dibangun adalah fasilitas-fasilitas yang betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk itu kita semua berharap dapat dipelihara kalau bisa ditingkatkan. Karena hasil kegiatan ini telah merubah wajah kampung di Kabupaten Jayawijaya sehingga dapat menjadi contoh kehadiran pemerintah hingga kepelosok”, katanya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso, Wadan Lantamal X Kolonel Laut (P) Eko Wahyono, Asintel Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf JO Sembiring, Aster Kasdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muh Andi Prihantono.

Lalu, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Chandra Dianto, Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen, serta tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat.
(Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 3 = 3