Tokoh pemuda minta Wamen PUPR copot Kepala BBPJN XVIII

Papuaunik, – Tokoh pemuda Papua Leo Hilman meminta kepada Wamen PUPR Jhon Wempi Wetipo untuk segera mencopot Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XVIII Osman Harianto Marbun dan sejumlah kepala satuan kerja vertikal yang tidak memberdayakan orang asli Papua.

“Iya, saya minta agar Pak Wamen PUPR Jhon Wempi Wetipo untuk copot Kepala BBPJN XVIII dan kepala satker vertikal lainnya,” kata Leo Hilman di Kota Jayapura, Sabtu.

Menurut dia, sejumlah instansi vertikal di Papua, diantaranya BBPJN XVIII kurang memberikan kesempatan kepada pengusaha asli Papua untuk ikut serta membangun daerah lewat proyek ataupun pekerjaan yang ada di instansi tersebut.

“Mereka kurang berikan kesempatan kepada kami, termasuk saya anak asli Papua dapatkan pekerjaan di BBPJN XVIII,” katanya via telepon seluler.

Sebelumnya, pada kegiatan Forum Komunikasi Menkopolhukam dengan mahasiswa dan pemuda Papua di Hotel Yasmin, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, pada Sabtu (30/11) sore Leo Hilman sempat utarakan sejumlah pertanyaan dan permintaan kepada dua narasumber, yakni Menkopolhukam Mahfud MD dan Wamen PUPR Jhon Wempi Wetipo yang dipandu oleh Vicky Aibadata.

“Saya minta Pak Wamen PUPR, dihadapan pak Menkopolhukam agar mencopot Kepala BBPJN XVIII dan kepala satker lainnya, mereka tidak implementasi Perpres Nomor 17 tahun 2019,” kata saat itu.

Yang menjadi lucu, Leo Hilman kurang mengetahui jika dia berada semeja dengan Kepala BBPJN XVIII Osman Marbun yang saat itu hanya tersenyum mendengar dan melihat permintaan putra Papua asal Kabupaten Yalimo itu.

Leo pada kesempatan itu, terkesan mengeluarkan semua keluh kesahnya dihadapan mantan ketua MK dan Bupati Jayawijaya dua periode.

“Para koruptor di Papua juga harus ditangkap, jangan tebang pilih Pak Menkopolhukam,” kata Leo disambut tepuk tangan oleh mahasiswa dan pemuda yang hadir saat itu.

Mengenai hal ini, Jhon Wempi Wetipo tidak menanggapi langsung, hanya memberikan jawaban bahwa orang asli Papua akan diberdayakan dalam setiap pembangunan, sebagaimana harapan Presiden Jokowi menunjuknya menjadi Wamen PUPR.

“Tentunya anak-anak asli Papua akan diberdayakan, diantaranya sebanyak 403 rumah tokoh, sejumlah rumah dan bangunan pemerintah di Kabupaten Jayawijaya yang terdampak kerusuhan, pembangunan diberikan kepada anak asli Papua,” katanya.

Usai kegiatan, Leo Hilman terlihat berjabat tangan dengan Kepala BBPJN XVIII Osman Marbun dan terlibat dalam perbincangan yang ringan namun serius.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 24 = 32