Gedung Graha Insan Cita Papua KAHMI diresmikan

Papuaunik, – Gedung Graha Insan Cita Korps Alumni HMI (KAHMI) Provinsi Papua yang terletak di kompleks perumahan Jalan Baru Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, pada Sabtu siang diresmikan oleh Presidium Pimpinan Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Prof. Dr. Harry Azhar Azis.

Peresmian gedung itu dihadiri Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) RI, Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak, Ketua DPW Perindo Papua Habel Melkias Suwae, Velix Wanggai, Ondofolo Abisai Rollo serta pengurus KAHMI dan HMI Cabang Jayapura.

Lalu, Thaha Alhamid salah satu tokoh vokal Papua, Fadhal Alhamid yang merupakan ketua panitia dan juga sekjen DAP, Ketua Komisi C DPRD Ismail Befa, Ketua DPW PSI Papua Karmin Lasuliha, Wakil Ketua I DPW PSI Papua Syaifudin Songyanan, Kabid Anggaran BPKD Kota Jayapura Muklis Karim, Kabid Program Bapeda Kota Jayapura Asiz Kelimangun, Ketua Bawaslu Kota Jayapura Frans Rumsarwir dan anggotanya Hardin Halidin serta tamu undangan.

“Ini merupakan kebanggaan dan prestasi KAHMI yang ada di Papua dan Papua Barat karena banyak daerah yang saya kunjungi tapi belum memiliki sekretariat,” kata Harry Azhar Azis.

Menurut dia, berdasarkan laporan panitia dan pengurus KAHMI Papua, bahwa pembangunan gedung Graha Insan Cita ini merupakan bantuan dan partisipasi para alumni dan juga pejabat daerah yang turut memberikan bantuan.

“Gedung ini bisa menjadi pusat untuk latihan untuk menjadikan kader HMI berguna bagi tanah Papua dan juga Indonesia, karena di HMI itu yang paling penting adalah pengkaderan. Jadi dengan adanya sekretariat ini kiranya bisa dimaksimalkan,” kata Azhar Azis.

Sementara itu, Ketua Kahmi Provisi Papua Dr Achmad Idrus mengungkapkan bahwa HMI hadir di Bumi Cenderawasih sejak 1969 dan baru pada 2019 punya sekretariat.

“Sudah puluhan tahun baru punya sekretariat. Pada 2011, kami beli tanah ini lalu di lakukan peletakan batu pertama tapi tidak jalan dan ada sedikit kesalahan dalam pemancangannya,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, kekurangan dana juga menjadi salah satu penghambat terlambatnya pembangunan gedung tersebut. Nanti setelah 2017 atas petunjuk dan motivasi dari Bahlil Lahadalia, sehingga gedung itu akhirnya bisa dibangun dua lantai.

“Jadi kita bangun dari 2017 sampai 2019, hampir tiga tahun ini baru terealisasi.
Ini juga dorongan dan saran dari Pak Bahlil Lahadilia,” katanya.

Gedung ini terdiri dari ruangan untuk KHAMI Provinsi Papua dan Kota Jayapura, ruangan untuk sekretariat Badko HMI Papua dan Paua Barat, HMI Cabang Jayapura dan KOHATI.

“Jadi semua kumpul di sini. Gedung ini cukup luas jadi kita bisa lakukan Basic Trening LK I, LK II bisa kita laksanakan di sini,” kata Azhar Azis.

Sedangkan Ondoafi Abisai Rollo yang diundang hadir dalam kegiatan tersebut menilai KAHMI dan HMI turut serta dalam pembangunan di Papua khususnya di Kota Jayapura.

“Terima kasih untuk undangannya kepada saya sebagai ondoafi dan ketua DPRD Kota Jayapura. Saya berharap semua pihak ikut membangun Kota Jayapura dalam segi positif, saya juga minta tidak ada perbedaan dalam hal ini,” katanya.

Pada momentum itu, Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak juga memberikan sumbangan uang senilai Rp500 juta untuk KHAMI dan HMI di Papua.

“Ini sumbangan secara simbolis berupa uang tunai sebesar Rp200 juta. Harapannya KAHMI dan HMI turut serta membangun Papua,” katanya disambut tepuk tangan para tamu undangan.(Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 − = 15