Kontingen Mimika ikuti Pesparani dengan kekuatan 90 peserta

Papuaunik, – Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) I Katolik tingkat Provinsi Papua dari Kabupaten Mimika datang dan ikuti lomba tersebut dengan kekuatan sebanyak 90 peserta.

Dewi Situmorang, salah satu pengurus Kontingen Pesparani Kabupaten Mimika saat berada di Kota Jayapura, Jumat mengatakan peserta sebanyak itu akan menggikuti sembilan mata lomba.

“Yaitu lomba Mazmur anak, remaja, OMK dan dewasa, serta paduan suara campuran dan dewasa serta anak. Kami juga ikuti lomba bertutur kitab suci dan cerdas ceramat anak dan remaja,” katanya.

Sebelumnya, dalam dalam acara pembukaan pesta paduan suara gerejani (Pesparani) Katolik I tingkat Provinsi Papua yang digelar di auditorium Universitas Cenderawasih Jayapura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Kamis malam terlihat nilai toleransi dan wujud keberagaman antarumat beragama dalam kegiatan tersebut.

Nilai yang dimaksud itu tergambarkan jelas, ketika kelompok Qasidah Az Zahra dari Masjid Raya Jayapura tampil bersama dengan paduan suara Ave Maria Kota Jayapura dan GKI Pniel Kotaraja, bersahut-sahutan mulai menyanyikan lagu bahasa cinta, perdamaian hingga Pancasila rumah kita.

“Ini kali pertama kami berkolaborasi dalam sebuah kegiatan non muslim dan kami sangat bahagia. Inilah keberagaman yang sesungguhnya,” kata Nurbaya, salah satu anggota Kelompok Qasidah Az Zahra.

Pesparani I Katolik tingkat Provinsi Papua digelar dari 14-18 November 2019 di Kota Jayapura dengan peserta dari 14 kabupaten dan kota, diantaranya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, Jayawijaya, Deiyai, Dogiyai, Nabire, Merauke, Asmat, Mappi, Biak, Yahukimo, Kepulauan Yapen dan Waropen.

Pembukaan Pesparani hari ini diperkirakan diikuti oleh 2.500 orang, sementara lokasi perlombaan akan dilaksanakan di Gereja Kristus Terang Dunia Waena, LPMP Kotaraja, Gereja Pniel Kotaraja, dan aula STFT Fajar Timur Abepura.

Semenara untuk kegiatan yang dilombakan sebanyak 13 mata lomba, dengan pemenangnya akan diikutkan dalam Pesparani nasioanl II pada November 2020 di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.(Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

62 + = 63