Tingkatkan layanan, Bawaslu Kota Jayapura gelar pelatihan jurnalistik

Papuaunik, – Guna meningkatkan kualitas layanan dan informasi kepada publik, Bawaslu Kota Jayapura menggelar Pelatihan Penulisan Jurnalistik Tingkat Dasar.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Grand Talent, Kotaraja, Kota Jayapura, Papua ini diikuti oleh seluruh staf Bawaslu Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura. Semua peserta yang hadir berjumlah 25 orang.

Komisioner Bawaslu Kota Jayapura, Rinto Pakpahan di Kota Jayapura, Rabu menyampaikan bahwa pelatihan itu sangat penting karena ini akan menentukan kualitas layanan kantornya terhadap publik yang membutuhkan informasi.

“Pelatihan ini sangat penting untuk seluruh staf, agar informasi yang ada sama Bawaslu Kota Jayapura dapat disampaikan kepada publik dengan benar”, demikian Rinto Pakpahan menjelaskan maksud dari pelatihan itu.

Disampaikan pula bahwa hasil dari pelatihan itu akan melahirkan penulis-penulis andal dilingkungan Bawaslu Kota Jayapura yang akan mengelola divisi kehumasan.

“Karena itu, informasi yang disampaikan kepada masyarakat melalui website, tidak saja terkait dengan pengawasan, melainkan juga berhubungan dengan informasi hukum dan penindakan, serta informasi pada divisi SDM dan organisasi,” katanya.

Rinto Pakpahan menekankan kepada seluruh staf Bawaslu Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura yang juga ikuti kegiatan tersebut, agar serius mengikuti pelatihan tersebut.

Disampaikan bahwa narasumber yang dihadirkan dalam pelatihan ini yang sudah sangat mumpuni dan telah berkecimpung dalam dunia jurnalistik dalam waktu yang lama.

“Kedua narasumber ini adalah wartawan dari kantor berita resmi nasional. Karena itu, teman-teman agar serius memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar,” pungkas Rinto.

Selain staf Bawaslu Kota Jayapura, pelatihan ini juga diikuti oleh tiga staf Bawaslu kabupaten Jayapura beserta dua komisionernya.

Menurut Hardin Halidin, Komisioner Bawaslu Kota Jayapura lainnya, bahwa pelibatan Bawaslu kabupaten Jayapura ini sangat penting untuk meningkatkan sinergi dan kerjasama antara sesama lembaga pengawas Pemilu yang kebetulan berdekatan secara kewilayahan.

“Ke depan, kerjasama-kerjasama seperti ini harus ditingkatkan lagi, misalnya dengan membentuk kepanitiaan Natal Bawaslu bersama”, ujar Hardin.

Pelatihan tersebut digelar selama sehari penuh pada Senin (14/10).(Hrd/Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

89 − 82 =