Personel TNI selamatkan IRT yang ingin bunuh diri

Papuaunik, – Personel TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST menyelamatkan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang mencoba bunuh diri dengan meminum obat racun rumput.

“Peristiwa itu terjadi pada Senin pekan ini di sekitar Kampung Yeti, Kabupaten Keerom. Diduga upaya bunuh diri itu karena ada persoalan keluarga,” kata Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST Letkol Inf Dony Gredinand dalam siaran persnya.

Menurut dia, kejadian itu berawal dari dua orang anak bernama Isak (9) dan Stenli (7) yang datang melapor ke Pos Yeti bahwa ibunya yang bernama Maria Muftui telah meminum obat racun rumput.

Mengetahui kejadian tersebut, kata dia, dengan sigap Letda Inf Sudirman bersama dengan satu tim personel Pos Yeti mendatangi korban yang sudah tergeletak di semak-semak.

“Melihat ibu tersebut yang sudah tergeletak di rumput, personel Satgas langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke Pos untuk mendapatkan pertolongan pertama yaitu dengan diberi minum susu kental manis dan air kelapa muda,” katanya.

Hal ini dilakukan dengan tujuan agar korban bisa memuntahkan cairan racun rumput yang diminumnya.

“Tindakan ini akhirnya membuahkan hasil dimana ibu tersebut muntah-muntah dan racun yang diminum berhasil dikeluarkan,” katanya.

Setelah itu, lanjut dia, personel Pos Yeti segera melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga korban dan kepala kampung setempat.

“Setelah kondisi korban mulai membaik, personel saya segera membawa ibu Maria ke Puskesmas terdekat agar mendapatkan perawatan lebih lanjut,” katanya.

Dari kejadian ini, ungkap Dony, keluarga korban dan Kepala Kampung mengucapkan terima kasih atas tindakan dan bantuan dari personel Satgas Pamtas RI-PNG dari Yonif 713/ST khususnya Pos Yeti yang dengan sigap memberikan pertolongan kepada ibu Maria.

“Mereka mengkau tidak tahu apa yang akan terjadi kalau tidak ada anggota Satgas yang memberikan pertolongan. Mereka hanya panjatkan doa semoga semua kebaikan kami, mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Kuasa serta diberikan keselamatan dan keberhasilan dalam menjalankan tugas,” katanya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 2 = 11