Danrem 172/PWY pimpin pemakaman tokoh pejuang perempuan Papua

Papuaunik, – Danrem 172/PWY Kolonel Inf J Binsar Parluhutan Sianipar menjadi inspektur upacara dalam pemakaman Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan Barisan Merah Putih Papua Republik Indonesia Almarhum Heemskercke Bonay di pemakaman umum Kristen Tanah Hitam, Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin pekan ini.

Prosesi pemakaman dilaksanakan secara militer dan bertindak sebagai Komandan Upacara Danramil 1701-01/Sentani Mayor Inf John F. Dahar.

Almarhumah Heemskercke Bonay meninggalkan 1 orang suami dan 5 orang anak serta 15 Cucu dan satu orang cicit.

Almarhumah juga merupakan putri pertama Gubernur Papua Almarhum E. Bonay (1963-1965) dan salah satu Tokoh Perempuan Pejuang Papua NKRI, yang meninggal dunia Pada Sabtu (19/10) dikarenakan sakit dan faktor usia.

Di kesempatan itu, Danrem menyampaikan, turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya seorang anak bangsa terbaik, yang selalu memegang teguh setiap prinsip-prinsip perjuangan, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan telah bekerja keras dalam mengembang setiap tugas Negara yang menjadi tanggung jawabnya.

“Upacara kebesaran ini dilaksanakan sebagai penghormatan dan penghargaan pemerintah atas jasa, dharma bakti dan pengabdian almarhumah kepada Negara dan bangsa semasa hidupnya”, kata Danrem.

Danrem berharap, semua yang dilakukan oleh almarhumah semasa hidupnya terutama saat beliau mengemban tugas dengan penuh semangat dan keikhlasan, dapat menjadi contoh dan suri tauladan bagi kita semua yang masih hidup dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada bangsa dan Negara.

Turut hadir Kabinda Provinsi Papua Brigjen TNI A Napoleon, Dandim 1701/Jayapura Kolonel Inf Jerry Harapan Tua Simatupang, Kepala Biro Perbatasan dan kerja sama Luar Negeri Provinsi Papua Suzana Wanggai.

Sekjen Barisan Merah Putih Alfons Nusi, Ketua Pemuda Panca Marga Provinsi Papua Boy Markus Dawir, SH, Ketua Persekutuan Gereja-Gereja di Papua Pdt. M.T.H Mauri, S.Th dan Kasubsi Yanum Sat Brimob Polda Papua Ipda Heri Nata.(Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

92 − = 86