Peserta Pesparani akan diajak berkeliling Kota Jayapura

Papuaunik, – Para peserta Pesta Paduan Suara Gerajani (Pesparani) I Katolik di Provinsi Papua akan diajak berkeliling Kota Jayapura oleh Wali Kota Benhur Tommy Mano.

Orang nomor satu di Kota Jayapura itu menyebutkan sejumlah destinasi wisata yang menjadi primadona andalan ibu kota Provinsi Papua, diantaranya Jembatan Merah yang direncanakan akan diresmikan oleh Presiden Jokowi yang baru dilantik pada Minggu, 20 Oktober 2019.

“Ada Jembatan Merah Youtefa, para peserta bisa berswafoto di lokasi itu, ada juga daerah perbatasan di Skow. Semua bisa dikunjungi. Kami akan fasilitasi peserta untuk city tour. Ini harus dimasukkan ke agenda peserta, usai semua perlombaan saat Pesparani selesai dilakukan,” katanya dalam rapat persiapan di Susteran Maranatha Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Sabtu pekan kemarin.

Ia mengaku akan memberikan dukungan dana kegiatan Pesparani I Katolik di Tanah Papua yang akan digelar pada 14-18 November 2019 di Kota Jayapura.

“Kita semua akan mencari sumber dana itu, untuk menopang penyelenggaraan Pesparani. Ada Pak Sekda Kota Jayapura Frans Pekey yang akan mengatur sumber dana, mulai dari persiapan, pelaksanaan sampai akhir berjalan baik, lancar dan sukses,” katanya meyakinkan.

BTM demikian sapaan akrab mantan Kadistrik Abepura itu juga meminta kepada panitia Pesparani I Katolik untuk melakukan pendataan jumlah peserta dengan baik, sehingga bisa terakomodasi semuanya pada saat pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Laporan yang saya terima dari sekretariat baru ada dari 14 kabupaten dan kabupaten lain akan menyusul dengan jumlah peserta yang berbeda. Maka itu, peserta didata dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Mengenai penginapan, BTM mempersilahkan panitia Pesparani I Katolik untuk berkoordinasi dengan pihaknya agar bisa menggunakan fasilitas penginapan yang dimiliki oleh Pemkot Jayapura, diantaranya Diklat Kotaraja, lalu sejumlah bus-bus yang dimiliki Pemkot Jayapura.

“Para peserta yang dari luar Kota Jayapura bisa memakai Diklat Kotaraja. Tempat menginapnya sama juga dengan hotel, lokasi ini bisa digunakan. Kita tinggal mendata dengan baik. Termasuk penggunaan bus milik Pemkot Jayapura untuk menjemput peserta, mulai dari pelabuhan dan bandara,” katanya.(Ian/dsb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

41 + = 46