Menkopolhukam tatap muka dengan pengungsi Wamena dan Ilaga di Mimika

Papuaunik, – Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi HM Tito Karnavian bersama rombongan tatap muka dengan pengungsi Wamena, Kabupaten Jayawijaya dan Ilaga, Kabupaten Puncak di Kabupaten Mimika, Papua.

Wakil Bupati Mimika Johanes Rettob dalam sambutannya dihadapan Menkopolhukam dan rombongan menyampaikan bahwa situasi Kabupaten Mimika sampai hingga kini masih aman kondusif.

“Sebagian warga pengungsi secara bertahap telah pulang ke daerah masing-masing menggunakan pesawat hercules milik TNI dan saat ini hanya tersisa sebanyak 9 orang warga pengungsi,” katanya.

Pemkab Mimika, kata dia, hanya bisa memberikan bantuan berupa tempat, makanan, minuman, obat-obatan dan pakaian layak pakai.

“Para warga pengungsi di Kabupaten Mimika hampir sebagian besar telah di jemput langsung oleh paguyuban masing-masing,” jelas Johanes Rettob.

Mendengar pemaparan tersebut, Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto pada mengatakan bahwa Ia bersama rombongan datang ke Papua atas petunjuk langsung bapak Presiden Jokowi untuk melihat langsung kondisi di Bumi Cenderawasih sekaligus bertemu langsung dengan warga pengungsi, toga, todat dan tomas Papua.

“Kehadiran kami disini tentunya akan menyerap apa yang dialami warga pengungsi untuk selanjutnya kita laporkan kepada bapak Presiden Jokowi, supaya diambil suatu kebijakan lebih lanjut,” katanya.

“Kami sudah bertemu dengan para warga pengungsi di Wamena, pada dasarnya mereka masih ingin hidup di tanah Papua, membangun kekeluargaan yang harmonis dan damai dengan masyarakat Papua,” sambungnya.

Kerusuhan pada pekan lalu, dia mengungkapkan bahwa hal itu dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang ingin memisahkan diri dari NKRI.

“Sekarang aparat Kepolisian dibantu TNI sedang mengejar oknum-oknum tersebut. Harapannya semua segera pulih kembali dan pembangunan terus berjalan,” kata Wiranto.

Sementara itu, Pengurus Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Daud Bunga, mengapresiasi kinerja TNI dan POLRI karena bisa melihat langsung kondisi warga pengungsi.

“Bagi kami ini merupakan suatu perhatian yang luar biasa. TNI dan Polri hadir sebagai representasi negara di daerah ini,” katanya.

Pertemuan ini digelar di Rimba Papua Hotel, Kabupaten Mimika, pada Rabu (9/20) siang.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

69 − = 59