Polwan Polres Merauke lakukan pemulihan trauma kepada anak-anak

Papuaunik, – Polwan dari Polres Merauke melakukan pemulihan trauma kepada anak-anak korban kerusuhan Wamena, Kabupaten Jayawijaya yang mengungsi dan menginap di GOR Hiad Say, Kabupaten Merauke, Papua.

Kedatangan Tim Trauma Healing Polwan Polres Merauke disambut hangat oleh anak-anak yang seharusnya bersekolah, namun karena peristiwa kekerasan pada 23 September 2019, akhirnya mereka terdampak dari aksi anarkhis di Wamena.

Anak-anak korban kerusuhan Wamena disuguhkan berbagai permainan, mulai dari bernyanyi, bermain, serta pembagian bingkisian berupa makanan ringan.

AKP Nuryanti mengatakan trauma healing itu berguna bagi anak-anak yang mengalami trauma akibat kejadian di Wamena, sehingga anak-anak dapat menjalankan aktivitas seperti biasa dan tidak takut lagi.

“Kami harapkan kepada pengungsi dan anak-anak dapat beraktifitas biasanya, anak-anak bisa pergi bersekolah, dengan kegiatan yang singkat ini anak-anak bisa ceria sebagai generasi penerus bangsa, dan semangat untuk menikmati keadaan lingkungan sekitarnya dengan bermain tanpa ada rasa takut dengan kejadian yang sudah terjadi,” kata Nurhayati.

Dinas Sosial Kabupaten Merauke dan para orang tua dari anak-anak pengungsi di Merauke menyampaikan terima kasih kepada Ibu-ibu Polwan Polres Merauke yang melaksanakan pemulihan trautam atau Trauma Healing.

“Dengan kehadiran Ibu-ibu Polwan Polres Merauke melalui kegiatan seperti ini dapat memulihkan psikologi anak-anak kami sehingga mau bersekolah lagi, harapan kami kegiatan ini bisa dilakukan di tempat-tempat lainnya yang mengalami trauma pasca terjadinya aksi unras anarkis,” kata salah satu orang tua yang namanya enggan disebutkan.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 24 = 34