Panglima TNI berbela sungkawa terhadap prajurit yang gugur

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beserta keluarga besar TNI mengucapkan rasa hormat dan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik dalam melaksanakan tugas negara.

“Kami yang ditinggalkan akan melanjutkan tugas yang diamanahkan dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran,” kata Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab ketika membacakan amanat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam upacara HUT TNI ke-74 di Lapangan Frans Kaisep, di kodam Bukit Polima, Kota Jayapura, Papua, Sabtu.

Sebagai alat negara, kata dia, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks. Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru.

Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif diberbagai bidang.

Hal ini telah menjadikan konsep peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial dan masuk ke berbagai dimensi.

“Sebagai contoh perang siber yang disertai perang informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” katanya.

Konsep-konsep inipun mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai. Ditambah lagi potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat. Ancaman militer dan non militer berubah dan TNI harus siap menghadapinya.

Menghadapi kompleksitas ancaman di atas, lanjut dia, diperlukan Postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembangunan Postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI, dalam rangka pembangunan kekuatan TNI.

Dalam melaksanakan tugas pokoknya, TNI harus bahu-membahu dan bersinergi dengan berbagai komponen bangsa lainnya. “Berbagai kekuatan yang bersatu itu akan menghasilkan energi yang luar biasa bagi kemajuan bangsa,” kata Herman mengutip amanat tersebut.

Diakhir amanat Panglima TNI memberikan penekanan terhadap prajurit TNI agar perkokoh iman dan takwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, tingkatkan soliditas TNI, pegang teguh nilai-nilai keprajuritan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang kian kompleks.

“Sikapi berbagai kemajuan dengan bijak, jadilah agen perubahan yang positif, jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah sematamata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini,” katanya.

Dalam memperingati HUT TNI ke-74, pada tahun ini Kodam XVII/Cenderawasih menggelar beberapa kegiatan baik di tingkat Kodam maupun satuan jajaran di seluruh wilayah Papua.

Kegiatan tersebut meliputi Bakti sosial, pengobatan massal, donor-darah, Pemberian bantuan, lomba-lomba baik yang dilaksanakan oleh anggota TNI maupun bersama-sama dengan masyarakat dan puncaknya berupa upacara peringatan di markas Kodam XVII/Cenderawasih di Kota Jayapura. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

51 − 41 =