Pemuda Adat Papua nilai Irjen Pol Paulus Waterpauw sosok yang bijak dan tegas

Pemuda Adat Papua (PAP) menilai Irjen Pol Paulus Waterpauw merupakan sosok ya ng tepat dan bijak serta tegas untuk menyelesaikan sejumlah persoalan yang ada di negeri ujung timur Indonesia itu.

“Situasi kamtibmas di Papua saat ini membutuhkan kapolda yang bijak dan tegas, serta mampu menyelesaikan masalah. Figur Paulus Waterpauw cocok dengan situasi saat ini,” katanya melalui sambungan telepon di Kota Jayapura, Papua, Sabtu.

Artinya, kata dia, negara memberikan kepercayan kepada putra asli suku Komoro, Papua untuk menyelesaikan sejumlah masalah yang sedang terjadi dan itu pernah dilakukannya ketika menjabat sebagai Waka Polda dan Kapolda Papua beberapa tahun lalu,” jelasnya.

Arebo juga menamnahkan bahwa Paulus merupakan putra asli daerah yang cemerlang dan sangat konsen terhadap Papua, dan merupakan salah satu generasi Papua yang sukses di institusi korps Bhayangkara.

“Irjen Pol Paulus Waterpauw meniti karir dari bawah, dia bisa merantau dan sukses sebagai anak Papua di negeri orang, karena dia telah menciptakan sejarah untuk pertama kali di Indonesia dan juga di korps dimana dia bekerja. Tercatat sebagai Waka Polda Papua, Kapolda Papua, Kapolda Sumut dan kembali menjadi Kapolda Papua,” katanya.

Irjen Pol Paulus Waterpauw adalah figur yang patut diteladani oleh kaum muda Papua bahwa dimana saja bisa berkarya dan sukses, tanpa harus minder atau kurang percaya diri, tetapi menunjukkan keberanian dan profesional dalam mengemban tugas dan karir.

“Pak Paulus adalah sosok pemimpin Papua di institusi tempatnya bekerja. Orang seperti ini, hanya hitung jari, jadi perlu kita dukung beliau selama menjalankan tugasnya. Mari kita bersinergi, karena pemerintah melihat dan menilai beliau adalah sosok yang mengayomi,” katanya memuji.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali menunjuk Irjen Pol Paulus Waterpauw sebagai Kapolda Papua, berdasarkan Surat Telegram nomor : ST/2569/IX/KEP/2019. Sebelumnya jabatan Paulus adalah analis kebijakan utama bidang Sespim Lemdiklat Polri dan Kapolda Sumut.

Paulus akan menggantikan Irjen Pol Rudol A. Rodja yang akan menempati jabatan baru sebagai analis kebijakan utama bidang Sabhara Baharkam Polri. Pelantikan Paulus sebagai Kapolda Papua akan dilakukan pada Senin, 30 September 2019 di Mabes Polri.

Paulus menjadi orang pertama yang menjabat Kapolda sebanyak 4 kali yakni Kapolda Papua Barat pada Desember 2014 hingga Juli 2015, lalu Kapolda Papua mulai Juli 2015 -April 2017, kemudian Kapolda Sumatra Utara pada Juni 2017 – Agustus 2018 dan saat ini menjabat sebagai Kapolda Papua mulai 27 September 2019.

Kembalinya Paulus ke Bumi Cenderawasih sebenarnya sudah bisa diduga sebelumnya, karena anak suku Komoro ini mempunyai dedikasi yang dan integritas tinggi, sehingga wajar saja kepercayaan diberikan dua kali untuk memimpin Polda Papua. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 10 = 11