Komnas HAM nilai telah terjadi kejahatan kemanusiaan di Wamena

Papuaunik, – Perwakilan Komnas HAM di Provinsi Papua menilai telah terjadi kejahatan kemanusian di Wamena, Kabupaten Jayawijaya ketika terjadi kerusuhan pada Senin pekan ini karena merenggut puluhan jiwa dan harta benda.

Demikian hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua Frits Bernard Ramandey ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Kamis.

“Ini kejahatan kemanusian, kriminal yang mengakibatkan hilangnya hak sipil hidup orang dan para pelaku perusuh ini harus diproses,” katanya dengan suara tegas.

Kehadiran negara, kata dia, harus segera ada di Wamena dan semua tempat di Papua sehingga memberikan rasa aman dan nayaman dalam beraktivitas.

Apalagi, kata dia, kejahatan itu mengakibatkan hilangnya hak hidup dan terganggunya hak-hak rasa aman yang seharusnya hal itu tidak terjadi di Papua, khususnya di Wamena.

“Semua sedang dalam rasa takut dan membutuhkan perlindungan,” katanya.

Menurut dia, ada sekitar lima ribuan warga yang mengungsi ke Polres dan Kodim Jayawijaya untuk mendapatkan rasa aman dan kebutuhan lainnya.

“Saya lihat di Polres Jayaijaya, para pengungsi tidur di berbagai tempat, bahkan ada yang ditempat kerja pejabat polres. Selain itu mereka tinggal di masdjid, gereja. Mereka ketakutan sekali ini yang disebut hilangnya rasa aman,” katanya.

Berdasarkan data dari Polda Papua pada Kamis pekan ini disebutkan sebanyak 29 orang meninggal dunia dan menyebabkan 73 orang luka-luka dan masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 + 2 =