Toga Kemtuk Gresi apresiasi kehadiran Brimob di Papua

Papuaunik, – Tokoh Agama (Toga) dari Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura, Papua, Pendeta Samuel Yaru, mengapresiasi kehadiran dari BKO Brimob Untuk Indonesia dalam menjaga keamanan di Papua khususnya di Kabupaten Jayapura.

“Kehadiran personel Brimob di Papua khususnya di Kabupaten Jayapura sangat baik, karean bisa memberkan kenyamanan,” katanya dalam rilis yang diterima oleh Papuaunik.com

Ia mengaku sangat berterima kasih kepada seluruh pimpinan Polri dan khususnya para anggota Brimob yang hadir di Kabupaten Jayapura untuk menjaga dan mendukung kamtibmas.

“Dengan harapan masyarakat dapat menjalankan aktifitas sehari-hari dengan nyaman. Karena dengan adanya personel BKO Brimob kami merasa aman dan terlindungi, kami dapat kembali menjalankan aktifitas seperti biasanya tanpa rasa takut, anak-anak juga dapat kembali bersekolah dengan tenang, semoga situasi yang damai dan tenang ini dapat terus terjaga sampai kedepannya,” katanya.

Pendeta Samuel juga menilai kehadiran personel BKO Brimob di Kabupaten Jayapura dapat memberikan masyarakat rasa percaya diri untuk kembali beraktivitas hingga nanti situasi kembali normal pascakejadian lalu.

“Saat ini situasi sudah tergolong aman dan masyarakat tidak perlu merasa takut dan cemas karena Brimob Indonesia ada disini untuk menjaga Kamtibmas.

Saya sebagai tokoh agama menghimbau kepada masyarakat di Papua khususnya di Kabupaten Jayapura, mari kita beraktifitas dengan baik, yang berkuliah silahkan berkuliah, yang berjualan silahkan berjualan, karena kita sekarang ini sudah aman dan Brimob Indonesia sudah ditempatkan di daerah yang sering terjadi tindakan kejahatan,” katanya.

“Mereka hadir bukan untuk menakuti kita tetapi untuk lebih baik, untuk saling menjaga kita bersama-sama dengan Polres dan Polsek setempat untuk menjaga negeri kita secara khusus NKRI agar tetap aman, nyaman, damai dan kondusif,” sambungnya.

Untuk itu, Pendeta Samuel mengajak segenap warga untuk mendukung aparat keamanan baik TNI dan Polri dalam menindak tegas para pelaku kriminal yang ada di tanah Papua.

“Saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di tanah Papua khususnya di Kabupaten Jayapura untuk tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu atau berita-berita bohong yang menyesatkan dan belum tentu kebenarannya,” katanya. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + 1 =