Kodam XVII/Cenderawasih berduka atas jatuhnya korban sipil

Papuaunik, – Sehubungan dengan beredarnya informasi tentang adanya kontak tembak antara Satgas Gakkum Gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) di Kampung Olenki, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua pada Senin pekan ini berujung jatuh korban diantara warga sipil.

Rilis yang diterima dari Penerangan Kodam (Pendam) XVII/Cenderaswasih pada Kamis menyebutkan bahwa telah terjadi kontak tembak antara Satgas Gakkum gabungan TNI-Polri dengan Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) OPM dari kelompok Militer Murib di Kampung Olenki, Ilaga, Kabupaten Puncak.

“Kontak tembak terjadi ketika KSB mulai menembak secara sporadis ke arah tim gabungan yang sedang mendekat posisi kelompok tersebut di sebuah honai yang berada di dekat sungai,” kata Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Cpl Eko Daryanto.

Akibat tembakan balasan dari tim gabungan, kata dia, kelompok KSB melarikan diri berpencar ke arah hutan sambil terus menembak secara sporadis atau tidak terarah.

Setelah kontak tembak selesai, lanjut dia, ditemukan adanya 7 orang masyarakat yang dalam kondisi luka tembak. Tim gabungan bersama masyarakat lainnya selanjutnya melakukan evakuasi korban ke Puskesmas Ilaga untuk menerima perawatan medis.

“Tiga orang masyarakat dinyatakan meninggal dunia, atas nama Tekiman Wonda (33)
, Edison Mom seorang remaja, Rudi Mom seorang balita,” katanya.

Sedangkan korban luka tembak, ungkap dia, atas nama, Topina Mom (36), Ny Tabuni (37), Ny Herina Kinal (32), dan Yefrina Mom (16).

“Terkait ini, Kodam XVII/Cenderawasih menyampaikan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan masyarakat Kampung Olenki, Ilaga atas jatuhnya korban masyarakat sebagai dampak dari kontak tembak tersebut,” katanya.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, kata dia, akan berkoordinasi dengan Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf A Rodja untuk membentuk tim guna melakukan investigasi terhadap insiden tersebut.

“Pangdam juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalannya operasi pengejaran terhadap Kelompok Separatis Bersenjata OPM untuk menghindari jatuhnya korban di pihak masyarakat,” katanya.

“Sambil menunggu hasil investigasi, Pangdam XVII/Cenderawasih menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak berspekulasi dan terpengaruh informasi sepihak dari kelompok OPM,” sambungnya

Kodam XVII/Cenderawasih, kata dia, tidak henti-hentinya mengajak seluruh elemen masyarakat Papua untuk menjaga kondusifitas demi tercapainya kedamaian di Tanah Papua. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 2 = 1