Kapolri dan Panglima TNI tatap muka dengan pemangku kepentingan di Jayawijaya

Kapolri Jendral Pol Muhammad Tito Karnavian saat berikan sambutan dihadapan para pemangku kepentingan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (7/9)

Papuaunik, – Kapolri Jendral Pol Muhammad Tito Karnavian bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menggelar tatap muka dengan para pemangku kepentingan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Tata muka itu digelar di Gedung Sasana Wio Pemda Jayawijaya Jalan Yos Sudarso, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Sabtu (7/9) yang dihadiri oleh para tokoh berpengaruh, antara lain Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, Ketua DPRD Kabupaten Jayawijaya Petrus Taufik Latihamalo, Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Candra Dianto, Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya, Kajari Jayawijaya Togar Rafilio dan Danyonir 756/WMS Mayor Inf Arif Budi Situmeang.

Plt Sekda Jayawijaya Tinggal Wisono yang juga Asisten I Setda Jayawijaya, staf ahli Bupati Jayawijaya Drh I Made, Pdt Yoram Yogobi Ketua PGGJ, Pdt Esmon Walilo S.Th Ketua FKUB Jayawijaya, dan para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh perempuan setempat.

Pada momentum itu, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua menyampaikan sambutan selamat datang kepada Kapolri dan Panglima TNI di Wamena.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI dan Kapolri karena telah memilih Kabupaten Jayawijaya untuk melaksanakan tatap muka. Perlu diketahui bahwa kemanan sangat berperan penting dalam pembangunan di Kabupaten Jayawijaya,” kata Jhon.

Sementara itu, sambutan dari Kapolri Jenderal Pol M Tito Karnavian menyampaikan apresiasinya kepada Masyarakat Jayawijaya dan seluruh komponen karena telah mempercayai Jhon Richard Banua untuk memimpin daerah itu.

“Lembah Baliem memberikan suasana baru karena banyak perubahan yang baru, kita pikrkan yang terbaik untuk jalur TransPapua agar dapat di efektifkan, karena Wamena merupakan pusat dari Pegunungan Tengah,” katanya.

“Perlu diketahui bahwa tanpa infrastruktur tidak bisa mendukung potensi lainnya karena Lembah Baliem adalah termasuk salah satu tingkat kesuburan di dunuia. Kami sudah berjanji akan melaksanakan pertemuan di Wamena dan kita penuhi. Kita semua yang hadir disini selalu di bawah naungan Tuhan untuk itu mari kita berdiskusi yang baik untuk pembangunan Pegunungan Tengah,” kata Tito.

Sedangkan, sambutan dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan terima kasih untuk penyambutan dari warga Jayawijaya.

“Kita semua, kami hadir di Wamena untuk banyak mendengar saran atau masukan. Kita berbicara dari hati-hati, tidak menggunakan kekerasan karena perlu diketahi bahwa Papua adalah integral dari NKRI, untuk itu semua mempunya hak untuk menyampaikan pikiran,” katanya.

Hadi menegaskan bahwa bahwa tidak ada intimidasi terhadap warga Indonesia karena dari Sabang sampai Merauke dari Rote sampai Mianggas diikat dengan Bineka Tunggal Ika (Berneda Beda Tapi Tetap Satu).

“Karena satu adalah kekuatan sehingga kita wajib menjaga Persatuan dan Kesatuan NKRI untuk itu mari kita berdialog sesuai dengan konstitusi yang berlaku,” katanya. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 1