Polisi musnahkan puluhan botol miras di Nimbokrang

Dokumen Polsek Nimbokrang

Papuaunik-Kepolisian sektor (Polsek) Nimbokrang, Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, memusnahkan puluhan botol minuman keras (miras) dari hasil razia polsek setempat.

Pemusnahan barang bukti miras itu dari hasil razia yang dilaksanakan di halaman, Mapolsek Nimbokrang, Kamis.

Pemusnahan dipimpin langsung oleh Kapolsek Nimbokrang Iptu Hendrik R. Sipahutar didampingi Kapolsek Nimboran Ipda Mathius Agian.

Kegiatan itu juga disaksikan oleh Danramil Nimboran, Dan Pos Tribuana, Ketua Das Namblong, Sekertaris Distrik Nimbokrang, Ketua KNPI Distrik Nimbokrang.

Turut hadir 15 orang tamu undangan dari kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda. Miras yang dimusnahkan sebanyak 60 botol dan kaleng miras berbagai merk.

Dari hasil hasil razia yang dilakukan ditemukan enam botol anggur merah, delapan botol Whyski Robinson, sembilan botol Whyski Drum, satu botol Whyski House, 17 botol Vodka,12 botol Jenever dan tujuh kaleng bir hitam.

“Secara pribadi saya mewakili seluruh tokoh adat di wilayah Distrik Nimbokrang ini mengucapkan banyak terima kasih atas kinerja aparat kepolisian yang sudah bersungguh – sungguh dalam memberantas peredaran miras di lembah Grime ini,” kata Ketua Dewan Adat Sentani (DAS) Namblong Mathius Sawa.

Mathius mengatakan, kedepannya jika ada pemunahan miras lagi, diharapkan seluruh kepala kampung, tokoh-tokoh dan juga instansi-instansi serta seluruh lapisan masyarakat dapat hadir untuk menyaksikan.

Lanjut dia, dengan begitu dapat menyampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat sehingga ada kesadaran dari masyarakat akan dampak negatif akibat mengkonsumsi miras. Selain itu, bahu-membahu dalam memberantas peredaran miras di Lembah Grimenawa ini.

Sementara itu, Kapolsek Nimbokrang, Iptu Hendrik R. Sipahutar ketika dikonfirmasi mengatakan saat dikonfirmasi mengatakan puluhan botol jenis miras yang dimusnahkan itu dari hasil razia yang dilakukan oleh pihaknya pada Rabu, 7 Agustus 2019 disalah satu rumah warga berinisial EB (42 tahun) di Kampung Benyom Jaya I Distrik Nimbokrang.

“Kami Polsek Nimbokrang sangat mengharapkan sinergitas dari seluruh elemen masyarakat Distrik Nimbokrang agar dapat memberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran Miras maupun Narkoba. Jika kami dapat informasi, kami akan segera melakukan tindak lanjut,” ujar Kapolsek Iptu Hendrik.

Menurut dia, pihaknya tidak menahan pelaku penjual miras yakni EB (42 tahun), namun pelaku membuat surat pernyataan yang intinya tidak akan menjual miras lagi.

“Kedepannya jika kedapatan lagi, kami akan tindak tegas. Pelaku juga nantinya akan diberikan sanksi berupa hukuman fisik, administrasi maupun kerohanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, tidak hanya bagi pelaku miras, tetapi bagi para pemabuk lain yang berhasil ditangkap, hukuman fisik, administrasi maupun kerohanian yang diberikan untuk memberikan efek jera, sehingga yang bersangkutan tidak mengulangi perbuatannya lagi. (MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

46 − 41 =